<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="92">
<titleInfo>
<title>UJI EFEKTIVITAS ANALGETIK EKSTRAK ETANOL DAUN CEPLUKAN (Physalis angulata L.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus L.) YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Paseru, Eviani Tasik</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Akademi Farmasi Samarinda</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 65</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent>79 hal ; ill ; 29 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK  
Nyeri adalah perasaan sensoris dan emosional yang tidak nyaman, berkaitan dengan kerusakan jaringan. Nyeri yang berkelanjutan dan tidak ditangani secara cepat akan memicu respon stres yang berkepanjangan, dan  menurunkan kesehatan serta daya tahan tubuh sehingga akan memperburuk kualitas kesehatan. Daun ceplukan diketahui memiliki kandungan flavonoid yang diduga dapat digunakan sebagai analgetik. Tujuan penelitian untuk mengetahui efek analgetik dan dosis optimal ekstrak daun ceplukan terhadap mencit putih jantan. rnPenelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Hewan uji yang digunakan dibagi menjadi 5 kelompok dengan masing-masing perlakuan yang digunakan 4 ekor mencit. Dilakukan uji aktivitas analgetik yang dibagi dalam 5 kelompok yaitu kelompok perlakuan kontrol positif (kalium diklofenak), kontrol negatif (Larutan Na-CMC), ekstrak etanol daun ceplulan dosis I (25 mg/kgBB), dosis II (50 mg/kgBB) dan dosis III (100 mg/kgBB), yang diberi indikator nyeri yaitu asam asetat. Diamati jumlah geliat mencit selama 1 jam dan dihitung persen daya analgetik. rnDari hasil penelitian,  ekstrak etanol  daun ceplukan memiliki potensi daya analgetik. Setiap dosisnya memiliki persen daya analgetik dosis I (23,72%), dosis II ( 43,76%), dan dosis III (55,62%). Dosis optimal yang berpotensi sebagai analgetik adalah ekstrak etanol daun ceplukan yang memiliki persen daya analgetik sebesar 55,62% pada dosis III.rn</note>
<subject authority=""><topic>Daun Ceplukan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Analgetik</topic></subject>
<classification>580.7</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator>580.7 Pas U</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KFD32017065</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam</sublocation>
<shelfLocator>580.7 Pas U</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="987" url="https://drive.google.com/file/d/1NBe1x-kgzGTzXIzgBTq6FyBuudp_eU6V/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1NBe1x-kgzGTzXIzgBTq6FyBuudp_eU6V/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">PDF</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>92</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-11-10 07:32:59</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-06-08 14:03:24</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>