<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="892">
<titleInfo>
<title>UJI AKTIVITAS ANALGETIK EKSTRAK ETANOL DAUN SUKUN (Artocarpus altilis Park.) PADA MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus ) YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mayung, Melona Assen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Akademi Farmasi Samarinda</publisher>
<dateIssued>2018</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 74</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent>75 hal ; ill ; 23 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK   Nyeri dapat mengganggu aktivitas seseorang,  rasa nyeri merupakan suatu gejala yang berfungsi melindungi tubuh. Obat yang digunakan dalam penanganan nyeri adalah analgetik. Pengobatan dengan pemakaian obat tradisional masih banyak dilakukan oleh masyarakat secara luas,  baik di daerah pedesaan, maupun daerah perkotaan.  Daun sukun diketahui memiliki kandungan flavonoid yang digunakan sebagai analgetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi daya analgetik  dan dosis optimal ekstrak daun sukun terhadap mencit putih jantan.     Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Hewan uji dibagi dalam 5 kelompok perlakuan , masing-masing berisi 5 ekor hewan uji. Kelompok I kontrol positif (ibuprofen), kontrol negatif ( larutan Na-CMC), dengan tiga variasi dosis ekstrak etanol daun sukun dosis I, dosis II , dan dosis III  yang diberi induksi secara intra peritonial nyeri yaitu asam asetat. Analisis data yang digunakan adalah One Way ANOVA.    Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sukun (Artocarpus altilis Park.) memiliki potensi aktivitas analgetik pada dosis I 53,2 mg/kgBB (37,37 %), dosis II 106,4 mg/kgBB (50,95 %), dan dosis III 212,8 mg/kgBB (76,42 %).  Dosis optimal yang berpotensi sebagai analgetik adalah ekstrak etanol daun sukun dengan dosis 212,8 mg/kgBB.   Kata kunci : analgetik , daun sukun , persen daya analgetik , asam asetat</note>
<subject authority=""><topic>Daun Sukun</topic></subject>
<classification>580</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator>580.7 May U</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KFD32018074</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam</sublocation>
<shelfLocator>580.7 May U</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="895" url="https://drive.google.com/file/d/1y7QARJXR0znsVJbEVkWD0zVxCpyiMF-2/view?usp=sharing" path="/https://drive.google.com/file/d/1y7QARJXR0znsVJbEVkWD0zVxCpyiMF-2/view?usp=sharing" mimetype="text/uri-list">PDF</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>892</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-09-17 09:47:13</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-04-22 15:16:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>