PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA
REPOSITORY
Select Language

Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

indexed
Visitors
Flag Counter

Statistic
Total Collection:
Title STUDI KASUS EDUKASI ATURAN MINUM OBAT DAN PENCEGAHAN RESISTENSI ANTIBIOTIK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN PENGGUNAAN OBAT YANG RASIONAL DI MASYARAKAT KECAMATAN ANGGANA
Edition No. 19
Call Number
ISBN/ISSN
Author(s)
Subject(s) ATURAN MINUM OBAT
Classification
Series Title
GMD Laporan PKL
Language Indonesia
Publisher Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
Publishing Year 2026
Publishing Place Samarinda
Collation
Abstract/Notes Penggunaan obat secara tepat merupakan salah satu aspek penting dalam
menjaga kesehatan masyarakat. Obat dapat memberikan manfaat optimal apabila
digunakan sesuai indikasi, dosis, waktu pemakaian, dan petunjuk tenaga kesehatan.
Sebaliknya, penggunaan obat yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping,
kegagalan pengobatan, dan berbagai risiko kesehatan lainnya. Oleh karena itu,
masyarakat perlu memiliki pemahaman yang memadai mengenai aturan
penggunaan obat yang benar dan aman.
Salah satu permasalahan dalam penggunaan obat adalah penggunaan
antibiotik yang tidak sesuai dengan ketentuan. Antibiotik digunakan untuk
mengatasi infeksi bakteri dan tidak efektif untuk mengobati penyakit yang
disebabkan oleh virus. Penggunaan antibiotik tanpa indikasi yang tepat, tanpa
arahan tenaga kesehatan, atau tidak sesuai dengan regimen pengobatan dapat
berkontribusi terhadap berkembangnya resistensi antibiotik. Kondisi ini
menyebabkan infeksi menjadi lebih sulit diobati dan dapat meningkatkan risiko
komplikasi serta beban biaya pelayanan kesehatan.
Berdasarkan permasalahan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)
melaksanakan kegiatan edukasi aturan minum obat dan pencegahan resistensi
antibiotik pada tanggal 9 Agustus 2026 di Gedung BPU Kecamatan Anggana.
Kegiatan ini diikuti oleh 33 peserta dan dilaksanakan melalui metode ceramah dan
diskusi. Materi yang disampaikan meliputi aturan penggunaan obat yang benar,

3

ketepatan dosis dan waktu pemakaian, penggunaan antibiotik secara bijak, serta
upaya pencegahan resistensi antibiotik.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran
masyarakat mengenai penggunaan obat secara rasional. Melalui penyampaian
materi dan diskusi, peserta diharapkan mampu memahami risiko penggunaan obat
secara sembarangan serta menerapkan prinsip penggunaan antibiotik yang tepat
dalam kehidupan sehari-hari.
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous