|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI UPAYA PEMELIHARAAN DAN PEMBUATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI DESA TELUK DALAM |
| Edition |
No. 15 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
apt. Yullia Sukawaty, S.Far., M.Sc., - Personal Name
|
| Subject(s) |
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TANAMAN OBAT KELUARGA
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Laporan PKL |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2026 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan berbagai jenis tanaman yang
dibudidayakan di lingkungan rumah atau pekarangan dan dimanfaatkan secara
tradisional oleh masyarakat. Tanaman seperti jahe, kunyit, serai, kencur,
lengkuas, dan lidah buaya memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bagian
dari kebutuhan rumah tangga. Selain memberikan manfaat dalam pemanfaatan
tanaman lokal, keberadaan TOGA juga dapat mendukung penghijauan
lingkungan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pemeliharaan
tanaman. Namun, keberadaan tanaman obat di lingkungan masyarakat tidak
selalu diikuti dengan kegiatan budidaya dan perawatan yang berkelanjutan.
Keterbatasan bibit tanaman obat, terbatasnya lahan, serta kurangnya
pengetahuan masyarakat mengenai jenis dan manfaat tanaman obat dapat
menjadi hambatan dalam pengembangan TOGA. Selain itu, perawatan tanaman
yang belum dilakukan secara rutin berpotensi menyebabkan tanaman tidak
3
tumbuh secara optimal dan kebun TOGA tidak dapat dimanfaatkan secara
berkelanjutan.
Di Desa Teluk Dalam, upaya menggalakkan pemeliharaan dan membantu
pembuatan TOGA diarahkan untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui
pengumpulan bibit dari warga atau bantuan pemerintah desa, pembuatan kebun
TOGA percontohan, pemberian label pada tanaman, serta penyusunan jadwal
perawatan bersama. Dukungan dari kepala desa menjadi salah satu faktor
pendukung yang berpotensi membantu pelaksanaan dan keberlanjutan kegiatan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan
mengenai jenis dan manfaat tanaman obat, memperoleh pengalaman dalam
membudidayakan tanaman, serta membangun kebiasaan merawat tanaman
secara bersama-sama. Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh
terbentuknya kebun TOGA, tetapi juga oleh pertumbuhan tanaman, keterlibatan
warga, keteraturan perawatan, dan keberlanjutan pemanfaatannya. |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|