|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
STUDI KASUS EDUKASI KESEHATAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN RESISTENSI ANTIBIOTIK DAN PENGGUNAAN OBAT YANG AMAN TERKAIT MAKANAN DAN MINUMAN |
| Edition |
No. 8 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
Agustiqori Al-Mubarak - Personal Name
|
| Subject(s) |
edukasi kesehatan RESISTENSI ANTIBIOTIK
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Laporan PKL |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2026 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
Penggunaan obat secara tepat dan rasional merupakan salah satu aspek
penting dalam menjaga keberhasilan terapi dan meningkatkan kualitas kesehatan
masyarakat. Penggunaan obat yang tidak tepat, khususnya antibiotik, dapat
meningkatkan risiko resistensi antibiotik sehingga infeksi menjadi lebih sulit
diobati. Beberapa bentuk penggunaan antibiotik yang tidak tepat meliputi
penggunaan tanpa anjuran tenaga kesehatan, penggunaan antibiotik untuk penyakit
yang tidak memerlukan antibiotik, serta ketidaksesuaian dalam mengikuti aturan
penggunaan obat.
Selain itu, masyarakat perlu memahami bahwa makanan dan minuman
tertentu dapat memengaruhi efektivitas maupun keamanan obat. Ketidaktahuan
mengenai waktu minum obat, pemilihan minuman untuk mengonsumsi obat, dan
aturan penggunaan obat dapat menyebabkan penggunaan obat yang kurang tepat.
Oleh karena itu, edukasi kesehatan diperlukan untuk meningkatkan pemahaman
3
masyarakat mengenai penggunaan antibiotik secara bijak dan penggunaan obat
yang aman.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut
adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul “Dari Pencegahan
Resistensi Antibiotik hingga Mengenali Interaksi Obat dengan Makanan dan
Minuman”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 3 Agustus 2026 di Kantor Kelurahan
Desa Batuah dengan melibatkan 16 peserta yang terdiri atas ibu-ibu PKK dan
perangkat desa.
Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, presentasi materi, diskusi,
dan tanya jawab. Pengetahuan peserta dievaluasi menggunakan pretest dan posttest
untuk mengetahui perubahan pemahaman setelah diberikan edukasi. Hasil kegiatan
menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 6,75
menjadi 8,94. Berdasarkan kondisi tersebut, studi kasus ini disusun untuk
menguraikan pelaksanaan edukasi, menganalisis hasil evaluasi pengetahuan, serta
merumuskan perbaikan yang dapat diterapkan dalam kegiatan edukasi kesehatan
masyarakat berikutnya |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|