PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA
REPOSITORY
Select Language

Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

indexed
Visitors
Flag Counter

Statistic
Total Collection:
Title STUDI KASUS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENYULUHAN PENGGUNAAN OBAT BAHAN ALAM DAN PELATIHAN PEMBUATAN SERBUK INSTAN JAHE DI DESA BUKIT RAYA, TENGGARONG SEBERANG, KUTAI KARTANEGARA
Edition No. 3
Call Number
ISBN/ISSN
Author(s) Agnesia Naila Putri Sutra dkk - Personal Name
Subject(s) Penggunaan Obat
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Classification
Series Title
GMD Laporan PKL
Language Indonesia
Publisher Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
Publishing Year 2026
Publishing Place Samarinda
Collation
Abstract/Notes Penggunaan obat tradisional atau jamu merupakan salah satu warisan budaya
bangsa Indonesia yang telah dikenal secara turun-temurun sebagai upaya menjaga
kesehatan dan mencegah penyakit secara alami. Namun demikian, masih banyak
masyarakat yang belum memahami cara penggunaan obat tradisional yang tepat, aman, dan sesuai dosis, serta minim pengetahuan mengenai cara pengolahan
tanaman herbal menjadi produk yang praktis dan tahan lama, seperti serbuk jamu
instan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan
dalam bentuk penyuluhan penggunaan obat tradisional yang aman dan rasional, serta pelatihan pembuatan serbuk jamu instan berbahan dasar jahe dan bunga
lawang. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari rabu 29 Juli 2026, bertempat di RT 15
Desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, dan diikuti oleh ibu-ibu
rumah tangga, kader kesehatan, serta warga setempat sejumlah 25 orang. Dalam

3

kegiatan ini, peserta terlebih dahulu diberikan penyuluhan mengenai
penggolongan obat tradisional (jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka), cara memilih obat tradisional yang aman dan terdaftar di BPOM, aturan pakai
serta dosis yang tepat, dan risiko penggunaan obat tradisional yang dicampur
bahan kimia obat (BKO) tanpa pengawasan tenaga kesehatan. 3. Tujuan
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous