|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
STUDI KASUS EDUKASI ATURAN MINUM OBAT DAN PENCEGAHAN RESISTENSI ANTIBIOTIK SEBAGAI UPAYA
MENINGKATKAN KESADARAN PENGGUNAAN OBAT YANG RASIONAL DI MASYARAKAT KECAMATAN ANGGANA |
| Edition |
No.2 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
apt. Rusdiati Helmidanora, M.Sc. - Personal Name
|
| Subject(s) |
EDUKASI ATURAN RESISTENSI ANTIBIOTIK
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Laporan PKL |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2026 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
Penggunaan obat secara tepat merupakan salah satu aspek penting
dalam menjaga kesehatan masyarakat. Obat dapat memberikan manfaat
optimal apabila digunakan sesuai indikasi, dosis, waktu pemakaian, dan
petunjuk tenaga kesehatan. Sebaliknya, penggunaan obat yang tidak
tepat dapat menimbulkan efek samping, kegagalan pengobatan, dan
berbagai risiko kesehatan lainnya. Oleh karena itu, masyarakat perlu
memiliki pemahaman yang memadai mengenai aturan penggunaan obat
yang benar dan aman.
Salah satu permasalahan dalam penggunaan obat adalah
penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dengan ketentuan. Antibiotik
digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri dan tidak efektif untuk
mengobati penyakit yang disebabkan oleh virus. Penggunaan antibiotik
tanpa indikasi yang tepat, tanpa arahan tenaga kesehatan, atau tidak
sesuai dengan regimen pengobatan dapat berkontribusi terhadap
berkembangnya resistensi antibiotik. Kondisi ini menyebabkan infeksi
menjadi lebih sulit diobati dan dapat meningkatkan risiko komplikasi serta
beban biaya pelayanan kesehatan.
Berdasarkan permasalahan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata
(KKN) melaksanakan kegiatan edukasi aturan minum obat dan
pencegahan resistensi antibiotik pada tanggal 9 Agustus 2026 di Gedung
BPU Kecamatan Anggana. Kegiatan ini diikuti oleh 33 peserta dan
3
dilaksanakan melalui metode ceramah dan diskusi. Materi yang
disampaikan meliputi aturan penggunaan obat yang benar, ketepatan
dosis dan waktu pemakaian, penggunaan antibiotik secara bijak, serta
upaya pencegahan resistensi antibiotik.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan
kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat secara rasional.
Melalui penyampaian materi dan diskusi, peserta diharapkan mampu
memahami risiko penggunaan obat secara sembarangan serta
menerapkan prinsip penggunaan antibiotik yang tepat dalam kehidupan
sehari-hari. |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|