PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA
REPOSITORY
Select Language

Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

indexed
Visitors
Flag Counter

Statistic
Total Collection:
Title UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK PALA (Myristica fragrans) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Cutibacterium acnes DAN Staphylococcus epidermidis PENYEBAB JERAWAT (Acne vulgaris)
Edition No. 137
Call Number
ISBN/ISSN
Author(s) NATALIA - Personal Name
Subject(s) AKTIVITAS ANTIBAKTERI
Staphylococcus epidermidis
Cutibacterium acnes
Minyak pala
Classification
Series Title
GMD Skripsi
Language Indonesia
Publisher Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
Publishing Year 2026
Publishing Place Samarinda
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
Nama : Natalia
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Uji Aktivitas Antibakteri Minyak Pala (Myristica fragrans) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Cutibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis Penyebab Jerawat (Acne vulgaris).
Pembimbing : 1. apt. Husnul Warnida, S.Si., M.Si
2. Assoc. Prof. apt. Supomo, S.Si., M.Si.

Jerawat (acne vulgaris) merupakan penyakit kulit yang umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri Cutibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Penggunaan antibiotik jangka panjang berpotensi memicu resistensi bakteri, sehingga diperlukan alternatif antibakteri berbasis bahan alam. Pala (Myristica fragrans) merupakan tanaman potensial karena mengandung senyawa bioaktif seperti sabinene, (alpha)-pinene, myristicin, safrole, dan metil eugenol. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri minyak pala terhadap pertumbuhan Cutibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Metode eksperimental laboratorium dilakukan menggunakan teknik difusi sumuran dengan variasi konsentrasi minyak pala sebesar 5%, 10%, 25%, dan 50%. Klindamisin 1% digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO 1% sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan minyak pala memiliki aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri uji pada seluruh konsentrasi. Rata-rata diameter zona hambat terhadap S. epidermidis berturut-turut adalah 0,22 ± 0,08 mm; 2,10 ± 0,05 mm; 8,65 ± 0,09 mm; dan 12,22 ± 0,15 mm. Sementara itu, diameter zona hambat terhadap C. acnes berturut-turut sebesar 2,00 ± 0,00 mm; 4,32 ± 0,03 mm; 10,20 ± 0,13 mm; dan 13,22 ± 0,40 mm. Uji One-Way ANOVA menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan (p < 0,05), didukung uji LSD yang menunjukkan seluruh kelompok berbeda nyata. Dapat disimpulkan bahwa minyak pala (Myristica fragrans.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Cutibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis dengan aktivitas antibakteri yang meningkat seiring peningkatan konsentrasi minyak atsiri pala.

Kata Kunci : Aktivitas antibakteri, Cutibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis, Minyak pala, Difusi sumuran.
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous