<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2517">
<titleInfo>
<title>TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KAMPUNG BAQA SAMARINDA SEBERANG</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WIDYA KARMILA FAISAL</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2026</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 122</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Skripsi</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Nama	:	Widya Karmila Faisal
Program Studi	:	Sarjana Farmasi
Judul Skripsi	:	Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi Di Puskesmas Kampung Baqa Samarinda Seberang
Pembimbing	:	apt. Rusdiati Helmidanora, M.Sc
	
	Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global dengan lebih dari 1,28 miliar penderita dewasa. Di Kalimantan Timur, prevalensi hipertensi menempati peringkat ketiga tertinggi di Indonesia (29,6%), sedangkan di Kota Samarinda tahun 2023-2024 mencapai 39,46%. Kepatuhan minum obat antihipertensi penting untuk mencegah komplikasi serius pada jantung, otak, ginjal, dan pembuluh darah, pada data kepatuhan dan hubungannya dengan karakteristik pasien di Puskesmas Kampung Baqa Samarinda Seberang belum tersedia. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepatuhan minum obat pasien hipertensi serta hubungannya dengan karakteristik pasien (usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan lama menderita hipertensi) di Puskesmas Kampung Baqa Samarinda Seberang. Penelitian menggunakan desain observasional cross-sectional pada 385 pasien hipertensi yang dipilih melalui purposive sampling. Tingkat kepatuhan diukur menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), dengan data dikumpulkan dari aplikasi ePuskesmas dan kuesioner pada 25 Maret-25 Mei 2026, dianalisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square (a=0,05). Responden terbanyak berjenis kelamin perempuan (74,8%), usia pralansia 45-59 tahun (47,5%), berpendidikan SD (34,3%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (56,1%), dan menderita hipertensi &ge;5 tahun (53,5%). Tingkat kepatuhan minum obat berada pada kategori tinggi 178 orang (46,2%), sedang  67 orang (17,4%), dan rendah 140 orang  (36,4%). Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara karakteristik pasien dengan kepatuhan minum obat, meliputi jenis kelamin (p=0,895), usia (p=0,363), pendidikan (p=0,508), pekerjaan (p=0,262), dan lama menderita hipertensi (p=0,552). Disimpulkan mayoritas pasien memiliki kepatuhan tinggi, dan karakteristik pasien bukan faktor penentu kepatuhan minum obat antihipertensi pada populasi penelitian ini.

Kata Kunci: Hipertensi, Kepatuhan Minum Obat, Puskesmas Kampung Baqa, MMAS-8</note>
<subject authority=""><topic>Puskesmas Kampung Baqa</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kepatuhan minum obat</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Hipertensi</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKR12226</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Skripsi 2026)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2517</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-10-12 07:50:29</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-10-12 07:53:30</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>