PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA
REPOSITORY
Select Language

Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

indexed
Visitors
Flag Counter

Statistic
Total Collection:
Title PERBANDINGAN METODE PENGERINGAN OVEN DAN KERING ANGIN TERHADAP SKRINING FITOKIMIA DAN HASIL RENDEMEN EKSTRAK DAUN SIRIH HUTAN (Piper aduncum L.)
Edition No. 118
Call Number
ISBN/ISSN
Author(s) STEVANIA HARVINKA GENO - Personal Name
Subject(s) Pengeringan
Skrining Fitokimia
rendemen ekstrak
Piper aduncum L
Classification
Series Title
GMD Skripsi
Language Indonesia
Publisher Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
Publishing Year 2026
Publishing Place Samarinda
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK

Nama : Stevania Harvinka Geno
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Perbandingan Metode Pengeringan Oven Dan Kering Angin Terhadap Skrining Fitokimia Dan Hasil Rendemen Ekstrak Daun Sirih Hutan (Piper aduncum L.)
Pembimbing : apt. Supomo, M.Si

Pengeringan merupakan tahapan pascapanen yang berperan penting dalam menjaga mutu simplisia dan kestabilan senyawa bioaktif tumbuhan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan metode pengeringan oven dan kering angin terhadap rendemen ekstrak etanol serta hasil skrining fitokimia daun sirih hutan (Piper aduncum L.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan dua perlakuan pengeringan, yaitu kering angin dan oven suhu 40°C. Simplisia diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Parameter yang diamati meliputi susut pengeringan, rendemen ekstrak, kadar air, dan skrining fitokimia. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk membandingkan nilai rendemen serta hasil skrining fitokimia, dan secara statistik menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk uji normalitas, dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney untuk data susut pengeringan yang tidak berdistribusi normal, serta uji Independent Sample t-test untuk data kadar air yang berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeringan oven menghasilkan susut pengeringan sebesar 5,18%, rendemen 21,09%, dan kadar air 4,41%, sedangkan pengeringan kering angin menghasilkan susut pengeringan sebesar 4,96%, rendemen 27,73%, dan kadar air 6,76%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa kedua metode pengeringan menghasilkan golongan metabolit sekunder yang sama, yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid/terpenoid. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan adanya perbedaan signifikan susut pengeringan antara kedua metode (p = 0,046 < 0,05), dengan mean rank metode oven (5,00) lebih tinggi dibandingkan kering angin (2,00). Hasil uji Independent Sample t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kadar air antara kedua metode (p = 0,013 < 0,05), dengan kadar air metode oven lebih rendah dibandingkan kering angin.

Kata Kunci: Piper aduncum L., pengeringan, rendemen ekstrak, skrining fitokimia
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous