|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN MATOA MUDA & TUA (Pometia pinnata J.R. & G. FORST) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus ATCC 33591 |
| Edition |
No. 113 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
SILVY SEPTIA RAHMAWATY - Personal Name
|
| Subject(s) |
staphylococcus aureus Pometia pinnata Umur Daun
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2026 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Silvy Septia Rahmawaty
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Matoa Muda & Tua (Pometia pinnata J.R & G. FORST) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 33591
Pembimbing : Risa Supriningrum, S.Si., M.M
Indonesia termasuk negara yang memiliki kasus kematian akibat resistensi antibiotik yang cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan eksplorasi bahan alam sebagai alternatif antibakteri. Daun matoa (Pometia pinnata) berpotensi sebagai senyawa antibakteri karena mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tanin dan steroid. Perbedaan umur daun dapat mempengaruhi kadar metabolit tersebut dan aktivitas antibakterinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun matoa tua dan muda terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 33591. Tahapan penelitian meliputi determinasi tumbuhan, pengujian kadar air ekstrak, skrining fitokimia, serta pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram (Kirby-Bauer) dengan variasi konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20% dan 25%. Analisis data yang digunakan adalah uji statistik Two-Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan kadar air ekstrak daun muda matoa sebesar 5,45% dan ekstrak daun tua sebesar 7,80% termasuk dalam kategori ekstrak kental. Ekstrak daun muda matoa memiliki aktivitas antibakteri dengan rata-rata sebesar 11,37 mm sedangkan ekstrak daun tua memiliki aktivitas antibakteri dengan rata-rata sebesar 12,19 mm. Terdapat pengaruh signifikan antara umur daun dan konsentrasi yang digunakan terhadap zona hambat yang dihasilkan, ditunjukkan dengan hasil statistik Two-Way Anova dengan nilai sig. 0,001 < 0,05.
Kata Kunci: Pometia pinnata, Staphylococcus aureus, Antibakteri, Umur Daun.
|
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|