|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
UJI TOKSISITAS AKUT PRODUK PROTOTIPE HARUAN SOYBEAN PADA MENCIT PUTIH (Mus musculus) BERDASARKAN ORGANIZATION FOR ECONOMIC CO-OPERATION AND DEVELOMPMENT (OECD) |
| Edition |
No. 112 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
SIGIT CANDRA WICAKSONO - Personal Name
|
| Subject(s) |
toksisitas akut Haruan Soybean Mus musculus
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2026 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Sigit Candra Wicaksono
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Uji Toksisitas Akut Produk Prototipe Haruan Soybean Pada Mencit Putih (Mus musculus) Berdasarkan Organization For Economic Co-Operation And Develompment (OECD).
Pembimbing : Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc
Toksisitas akut merupakan salah satu tahapan penting dalam pengujian keamanan produk berbahan alam sebelum dikembangkan lebih lanjut dan memperoleh izin edar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai LD₅₀ semu, klasifikasi tingkat toksisitas akut, serta gambaran gejala toksik Produk Prototipe Haruan Soybean pada mencit putih (Mus musculus) berdasarkan pedoman Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) Guideline No. 423. Produk Prototipe Haruan Soybean merupakan formulasi yang terdiri atas 70% minyak ikan haruan (Channa striata) dan 30% minyak kedelai (Glycine max). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan Acute Toxic Class Method OECD 423. Sebanyak 9 ekor mencit putih jantan dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan dan diberikan dosis tunggal secara oral sebesar 300 mg/kgBB, 2.000 mg/kgBB, dan 5.000 mg/kgBB. Parameter yang diamati meliputi gejala toksik, mortalitas, dan perubahan berat badan selama 14 hari pengamatan. Data gejala toksik dan mortalitas dianalisis secara deskriptif, sedangkan data perubahan berat badan dianalisis menggunakan uji Paired Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat kematian pada seluruh hewan uji hingga dosis 5.000 mg/kgBB sehingga nilai LD₅₀ semu Produk Prototipe Haruan Soybean ditetapkan >5.000 mg/kgBB dan termasuk kategori Unclassified atau praktis tidak toksik. Gejala toksik yang muncul berupa grooming dan tremor ringan yang bersifat sementara, terutama pada kelompok dosis 2.000 mg/kgBB dan 5.000 mg/kgBB, tanpa disertai gejala toksik berat maupun kematian. Seluruh kelompok mencit mengalami peningkatan berat badan yang signifikan secara statistik (p |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|