PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA
REPOSITORY
Select Language

Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

indexed
Visitors
Flag Counter

Statistic
Total Collection:
Title OPTIMASI FORMULA SEDIAAN KRIM TABIR SURYA DAN UJI SPF EKSTRAK DAUN KRATOM (Mitragyna speciosa) MENGGUNAKAN ASAM STEARAT DAN TRIETANOLAMIN SEBAGAI EMULGATOR
Edition No. 110
Call Number
ISBN/ISSN
Author(s) SHIFA NURAENI ANSHAR - Personal Name
Subject(s) daun kratom
desain faktorial
krim tabir surya
Classification
Series Title
GMD Skripsi
Language Indonesia
Publisher Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
Publishing Year 2026
Publishing Place Samarinda
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
Nama : Shifa Nuraeni Anshar
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Optimasi Formula Sediaan Krim Tabir Surya dan Uji SPF
Ekstrak Daun Kratom (Mitragyna speciosa) Menggunakan Asam Stearat dan Trietanolamin Sebagai Emulgator
Pembimbing : apt. Hayatus Sa'adah, M.Sc.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi optimum asam stearat dan trietanolamin sebagai emulgator serta nilai SPF krim tabir surya ekstrak etanol daun kratom. Ekstrak diperoleh melalui maserasi dengan etanol 70% dan dipekatkan menghasilkan rendemen 12,18% serta kadar air 7,65%. Skrining fitokimia menunjukkan ekstrak positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid/triterpenoid. Formulasi dilakukan dengan metode Desain Faktorial 2² variasi asam stearat (15-17%) dan trietanolamin (2-4%). Evaluasi fisik meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan tipe emulsi. Seluruh formula menunjukkan konsistensi kental, warna putih kehijauan, homogen, dan bertipe emulsi minyak dalam air. Optimasi menggunakan Design Expert versi 13 menghasilkan formula optimum pada kombinasi asam stearat 15% dan trietanolamin 2% dengan nilai desirability 0,989. Uji SPF secara in vitro pada formula optimum menghasilkan nilai rata-rata 1,05 yang termasuk kategori proteksi sangat rendah, disebabkan oleh konsentrasi ekstrak yang rendah (0,5%) dan efek pengenceran basis krim. Kesimpulannya, formula optimum telah memenuhi persyaratan fisik krim namun belum efektif sebagai tabir surya sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan peningkatan konsentrasi ekstrak.
Paparan radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan kulit, sehingga diperlukan sediaan tabir surya berbahan alam seperti daun kratom (Mitragyna speciosa) yang kaya akan senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi proporsi emulgator asam stearat dan trietanolamin (TEA) pada sediaan krim tabir surya ekstrak etanol daun kratom (Mitragyna speciosa) serta menguji nilai Sun Protection Factor (SPF) formula optimum secara in vitro. Sampel daun kratom tua diperoleh secara purposive sampling dari Desa Bayur, Samarinda Utara, kemudian diekstraksi dengan metode maserasi dan remaserasi menggunakan pelarut etanol 70% (1:10). Simplisia memiliki rerata susut pengeringan sebesar 7,81 ± 0,37%, sedangkan ekstrak kental yang diperoleh memiliki rendemen sebesar 12,18% dengan kadar air 7,63 ± 0,45%. Skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid/triterpenoid. Formulasi sediaan krim dirancang menggunakan Desain Faktorial 22 melalui software Design Expert versi 13 dengan variasi konsentrasi asam stearat (15–17%) dan TEA (2–4%). Evaluasi sifat fisik sediaan meliputi uji organoleptis, homogenitas, tipe emulsi, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Seluruh formula (F1–F4) menghasilkan sediaan berwarna putih kehijauan, berbau khas basis, homogen, dan bertipe emulsi minyak dalam air (M/A). Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa variasi emulgator tidak memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik (p > 0,05) terhadap respon viskositas, pH, daya sebar, maupun daya lekat, namun optimasi sistem menghasilkan formula optimum pada kombinasi asam stearat 15% dan TEA 2% dengan nilai desirability sebesar 0,989. Verifikasi statistik menggunakan One Sample T-Test (p > 0,05) membuktikan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara nilai prediksi dan nilai aktual percobaan. Evaluasi fisik formula optimum memenuhi persyaratan sediaan topikal dengan nilai pH berkisar 5,24–5,58 yang aman dan sesuai pH fisiologis kulit. Pengujian nilai SPF secara in vitro mengaplikasikan spektrofotometri UV-Vis berdasarkan persamaan Mansur pada formula optimum dan menghasilkan nilai rerata SPF sebesar 1,05, yang tergolong dalam kategori proteksi sangat rendah (minimal). Nilai SPF yang rendah ini disebabkan oleh konsentrasi ekstrak yang digunakan relatif kecil (0,5% b/b) serta adanya efek pengenceran oleh basis krim. Kesimpulannya, kombinasi emulgator asam stearat 15% dan TEA 2% mampu menghasilkan sediaan krim yang memenuhi persyaratan fisik, namun belum efektif sebagai sediaan tabir surya. Disarankan untuk meningkatkan konsentrasi ekstrak daun kratom pada penelitian selanjutnya guna mengoptimalkan efektivitas perlindungan radiasi UV.
Kata kunci: krim tabir surya, daun kratom, desain faktorial, SPF
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous