|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH TAMPOI (Baccaurea pyriformis Gage) TERHADAP BAKTERI C. acnes DAN P. aeruginosa |
| Edition |
No. 97 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
RAHMAT YADI MEY LUTFI - Personal Name
|
| Subject(s) |
Antibakteri difusi sumuran
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2026 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Rahmat Yadi Mey Lutfi
Program studi : Sarjana Farmasi
Judul usulan skripsi : Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Tampoi (Baccaurea Pyriformis Gage) Terhadap Bakteri C. acnes dan P. aeuginosa
Pembimbing : apt. Reksi Sundu, M.Sc.
C. acnes dan P. aeruginosa merupakan bakteri patogen penyebab infeksi kulit. Penggunaan antibiotik jangka panjang berisiko menimbulkan resistensi, sehingga bahan alam digunakan sebagai alternatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit buah tampoi (Baccaurea pyriformis Gage) terhadap kedua bakteri dengan metode difusi sumuran. Tahapan penelitian meliputi pembuatan simplisia, ekstraksi maserasi etanol 70%, skrining fitokimia, serta uji antibakteri pada konsentrasi 5%, 10%, dan 20%. Siprofloksasin digunakan sebagai kontrol positif dan DMSO 1% sebagai kontrol negatif. Hasil menunjukkan ekstrak mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Aktivitas antibakteri terhadap C. acnes menghasilkan zona hambat 6,1 mm; 8,48 mm; dan 10,76 mm (kategori sedang–kuat), sedangkan terhadap P. aeruginosa sebesar 4,96 mm; 6,56 mm; dan 8,13 mm (kategori lemah–sedang). Analisis One Way ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar konsentrasi (p=0,000), dan uji Independent Sample Test menunjukkan perbedaan signifikan antar kedua bakteri (p=0,039; p=0,041). Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan ekstrak etanol kulit buah tampoi memiliki aktivitas antibakteri lebih kuat terhadap C. acnes dibandingkan P. aeruginosa, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai antibakteri alami.
Kata kunci: C. acnes, P. aeruginosa , antibakteri, difusi sumuran
|
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|