PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA
REPOSITORY
Select Language

Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

indexed
Visitors
Flag Counter

Statistic
Total Collection:
Title GAMBARAN KUALITAS HIDUP PENDERITA RINOSINUSITIS KRONIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PANGLIMA SEBAYA TANAH GROGOT
Edition No. 85
Call Number
ISBN/ISSN
Author(s) MUTIARA ADINDA SYARADIFA - Personal Name
Subject(s) kualitas hidup
Rinosinusitis Kronik
Sino-Nasal Outcome Test-22
RSUD Panglima Sebaya
Classification
Series Title
GMD Skripsi
Language Indonesia
Publisher Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
Publishing Year 2026
Publishing Place Samarinda
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK


Nama : Mutiara Adinda Syaradifa
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Gambaran Kualitas Hidup Penderita Rinosinusitis Kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Panglima Sebaya Tanah Grogot
Pembimbing : apt. Rusdiati Helmidanora, M.Sc.


Rinosinusitis kronik merupakan inflamasi persisten pada mukosa hidung dan sinus paranasal yang berlangsung selama 12 minggu atau lebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas hidup penderita rinosinusitis kronik di RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot menggunakan instrumen Sino Nasal Outcome Test-22 (SNOT-22). Metode penelitian adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional dan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara prospektif selama bulan April-Mei 2026 di Poliklinik THT-KL RSUD Panglima Sebaya dengan jumlah sampel sebanyak 71 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi. Data dianalisis secara univariat menggunakan Software Microsoft Excel dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, persentase, dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berada pada kelompok usia dewasa awal (26-35 tahun) sebanyak 23 orang (32%) dan didominasi pasien perempuan sebanyak 44 orang (62%). Berdasarkan nilai rata-rata setiap gejala, domain gejala hidung mencatat beban tertinggi dengan hidung tersumbat sebagai gejala paling dominan (4,38), diikuti produksi cairan hidung bagian belakang (4,20), cairan hidung kental (4,10), hidung berair (4,07), bersin-bersin (3,82), berkurangnya indera penghidu atau pengecap (3,76), perlu menghembuskan hidung (3,44) dan batuk (3,00). Pada domain gejala wajah dan telinga, nyeri atau tekanan pada wajah memiliki nilai tertinggi (4,21), diikuti pusing (3,97), rasa penuh pada telinga (3,56), dan nyeri telinga (3,35). Pada domain gangguan tidur, kurang tidur malam berkualitas memiliki nilai tertinggi (3,08), diikuti sulit memulai tidur (2,90), terbangun malam hari (2,62), dan terbangun lelah (2,15). Pada domain perubahan psikologis, penurunan produktivitas memiliki nilai tertinggi (3,15), diikuti frustrasi atau mudah marah (3,01), kelelahan sepanjang hari (2,79), penurunan konsentrasi (2,76), sedih (2,14), dan malu (1,86). Kesimpulan penelitian ini adalah kualitas hidup penderita rinosinusitis kronik tergolong dalam kategori buruk berdasarkan penilaian SNOT-22.
Kata Kunci: Rinosinusitis Kronik, Kualitas Hidup, Sino-Nasal Outcome Test-22, RSUD Panglima Sebaya, Tanah Grogot.
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous