PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA
REPOSITORY
Select Language

Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

indexed
Visitors
Flag Counter

Statistic
Total Collection:
Title ANALISIS SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS DAN KEMOMETRIK UNTUK UJI KEASLIAN MADU KELULUT (Heterotrigona itama)
Edition No. 59
Call Number
ISBN/ISSN
Author(s) HAIKAL FIKRI - Personal Name
Subject(s) spektrofotometri UV-Vis
Madu Kelulut
Keaslian Madu
Classification
Series Title
GMD Skripsi
Language Indonesia
Publisher Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
Publishing Year 2026
Publishing Place Samarinda
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK

Nama : Haikal Fikri
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul : Analisis Spektrofotometri UV-Vis dan kemometrik untuk uji keaslian Madu Kelulut (Heterotrigona itama)
Pembimbing : apt. Siti Jubaidah, S.Far, M.Pd.

Madu kelulut (Heterotrigona itama) merupakan produk alami bernilai ekonomi tinggi dan kaya senyawa bioaktif sehingga rentan terhadap praktik pemalsuan melalui penambahan larutan gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik spektrum UV-Vis madu kelulut asli dan madu yang dipalsukan serta menganalisis kemampuan metode kemometrik dalam membedakan kedua jenis sampel tersebut. Sampel madu berasal dari Desa Bhuana Jaya dan Graha Indah, Kalimantan Timur, yang dibagi menjadi madu kelulut yang diencerkan menggunakan Aquades dan madu kelulut yang dipalsukan menggunakan larutan gula 20% pada konsentrasi 0,90%, 0,48%, dan 0,32%. Pengukuran dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada rentang 200–400 nm. Data spektrum dianalisis menggunakan metode kemometrik berupa Principal Component Analysis (PCA) untuk mereduksi dimensi data dan Cluster Analysis (CA) untuk mengelompokkan sampel berdasarkan tingkat kemiripannya. Hasil penelitian menunjukkan seluruh sampel memiliki puncak absorbansi pada sekitar 204 nm dan nilai absorbansi menurun seiring penurunan konsentrasi. Analisis PCA menghasilkan PC1 sebesar 86,9% dan PC2 sebesar 8,7%, dengan total variasi yang dapat dijelaskan sebesar 95,6%. Loading plot menunjukkan rentang 200–220 nm, khususnya 200, 202, dan 204 nm, sebagai daerah yang paling berpengaruh dalam membedakan sampel, sedangkan score plot memisahkan sampel menjadi enam kelompok. Hasil CA menunjukkan bahwa sampel konsentrasi 0,32% memiliki tingkat kemiripan tertinggi dengan nilai similarity 91,42% dan distance 0,67. Kombinasi spektrofotometri UV-Vis dan kemometrik terbukti efektif untuk membedakan madu kelulut yang diencerkan menggunakan Aquades dan madu kelulut yang dipalsukan menggunakan larutan gula sebagai metode identifikasi keaslian madu yang cepat, sederhana, dan non-destruktif.
Kata Kunci: Madu Kelulut, Keaslian Madu, Spektrofotometri UV-Vis, Kemometrik
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous