|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
PENGARUH EDUKASI DAN INFORMASI MEDIA LEAFLET TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK GP SEHAT |
| Edition |
No. 54 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
DEVITA ANJELIKA - Personal Name
|
| Subject(s) |
Hipertensi Kepatuhan minum obat edukasi kesehatan Leaflet
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2026 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Devita Anjelika
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul : Pengaruh Edukasi dan Informasi Media Leaflet Terhadap Tingkat Kepatuhan Pasien
Hipertensi di Klinik GP Sehat
Pembimbing : Dr. apt. Triswanto Sentat, M.Farm-Klin.
Kepatuhan minum obat merupakan faktor penting dalam pengendalian hipertensi karena memengaruhi keberhasilan terapi dan pencegahan komplikasi. Namun, kepatuhan pasien masih rendah akibat kurangnya pemahaman tentang penyakit dan terapi antihipertensi. Edukasi melalui media leaflet dapat menjadi solusi karena menyajikan informasi yang mudah dipahami dan dapat dipelajari kembali secara mandiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi menggunakan media leaflet terhadap tingkat kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Klinik dan Apotek GP Sehat Kota Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental menggunakan rancangan one group pretest-posttest. Sebanyak 60 pasien hipertensi rawat jalan dipilih sebagai responden melalui teknik accidental sampling. Intervensi dilakukan berupa edukasi langsung mengenai hipertensi, serta pentingnya kepatuhan terapi yang didukung dengan pembagian leaflet. Tingkat kepatuhan diukur menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) versi Bahasa Indonesia sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi mayoritas responden berada pada kategori kepatuhan rendah sebanyak 25 responden (41,7%), diikuti kepatuhan sedang sebanyak 23 responden (38,3%) dan kepatuhan tinggi sebanyak 12 responden (20,0%). Setelah intervensi diberikan, jumlah responden dengan kepatuhan rendah menurun menjadi 6 responden (10,0%), sedangkan kepatuhan sedang meningkat menjadi 26 responden (43,3%) dan kepatuhan tinggi meningkat menjadi 28 responden (46,7%). Hasil analisis Wilcoxon Signed Rank-Test menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|