<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2449">
<titleInfo>
<title>OPTIMASI FORMULA SERUM NANOEMULSI EKSTRAK DAUN SENDUDUK (Melastoma malabathricum L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DEVIN PUTRA ARIAWAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2026</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 53</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Skripsi</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Nama	: Devin Putra Ariawan Program Studi	: Sarjana Farmasi
Judul Skripsi	: Optimasi Formula Serum Nanoemulsi Ekstrak Daun Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Sebagai Antioksidan
Pembimbing	: apt. Hayatus Sa`adah, S.F., M.Sc.

Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk perawatan kulit berbahan alam mendorong pengembangan sediaan kosmetik yang lebih efektif. Daun senduduk (Melastoma malabathricum L.) mengandung flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan, namun pemanfaatannya dalam sediaan topikal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimum Tween 80 dan PEG 400 pada formulasi serum nanoemulsi ekstrak daun senduduk serta mengetahui aktivitas antioksidannya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode Factorial Design menggunakan Tween 80 sebagai surfaktan dan PEG 400 sebagai kosurfaktan. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70% kemudian diformulasikan menjadi serum nanoemulsi. Evaluasi sediaan meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, transmitan, ukuran droplet, polydispersity index (PDI), dan zeta potensial. Formula optimum ditentukan menggunakan perangkat lunak Design Expert, kemudian dilakukan verifikasi dan pengujian aktivitas antioksidan dengan metode ABTS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula optimum diperoleh pada konsentrasi Tween 80 sebesar 12,844% dan PEG 400 sebesar 14,663%. Hasil verifikasi formula optimum menunjukkan karakteristik fisik yang baik dengan nilai pH 6,4, viskositas 20 cP, transmitan 96,34%, ukuran droplet 91 nm, Polydispersity Index (PDI) 0,364, dan zeta potensial -2,86 mV. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa parameter pH, viskositas, dan zeta potensial tidak berbeda signifikan antara hasil prediksi dan verifikasi (p &gt; 0,05). Formula tersebut memiliki nilai IC₅₀ sebesar 115,85 &plusmn; 33,79 ppm, yang termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sedang. Dengan demikian, ekstrak daun senduduk berpotensi dikembangkan sebagai serum nanoemulsi antioksidan berbahan alam.


Kata kunci: Antioksidan, Daun senduduk, Optimasi, Serum nanoemulsi, Tween 80, PEG 400.
</note>
<subject authority=""><topic>Tween 80</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Serum nanoemulsi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>optimasi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Daun senduduk</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Antioksidan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKR05326</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Skripsi 2026)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2449</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-10-02 12:48:26</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-10-02 12:55:32</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>