<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2448">
<titleInfo>
<title>UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK RIMPANG KUNYIT HITAM (Curcuma caesia Roxb.) MENGGUNAKAN METODE ABTS (2,2-azinobis-(3-ethylbenzothiazoline)-6-sulfonic acid) DENGAN VARIASI PELARUT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DESYFA ADELLIA MAHARANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2026</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 52</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Skripsi</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK

Nama	: Desyfa Adellia Maharani
Program Studi	: Sarjana Farmasi
Judul Skripsi	: Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Rimpang Kunyit Hitam (Curcuma caesia Roxb.) Menggunakan Metode ABTS (2,2-azinobis-(3-ethylbenzothiazoline)-6-sulfonic acid)  Dengan Variasi Pelarut
Pembimbing	: Henny Nurhasnawati, S.Si., M.Si.
Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menghambat reaksi oksidasi dengan menetralisir radikal bebas sehingga dapat mencegah kerusakan sel dan jaringan dalam tubuh. Rimpang kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid dan fenolik yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Variasi jenis dan konsentrasi pelarut dapat memengaruhi aktivitas antioksidan ekstrak. Penggunaan pelarut etanol 70%, metanol, dan etanol 95% dilakukan karena masing-masing memiliki tingkat polaritas yang berbeda, sehingga kemampuan dalam mengekstraksi senyawa bioaktif yang berperan sebagai antioksidan juga berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan variasi pelarut etanol 70%, metanol dan etanol 95% terhadap aktivitas antioksidan ekstrak rimpang kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb.) menggunakan metode ABTS yang diukur dengan microplate reader. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang meliputi pembuatan simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan variasi pelarut, skrining fitokimia, dan pengujian aktivitas antioksidan secara in vitro menggunakan metode ABTS. Pengukuran absorbansi dilakukan menggunakan microplate reader pada panjang gelombang maksimum 728 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IC₅₀ ekstrak etanol 70% (241,6 &plusmn; 3,99 ppm), metanol (256 &plusmn; 5,42 ppm) , dan etanol 95% (290,4 &plusmn; 8,59 ppm), yang termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sangat lemah. Sedangkan, vitamin C memiliki nilai IC₅₀ sebesar 4,63 &plusmn; 0,23 ppm yang termasuk dalam kategori aktivitas antioksidan sangat kuat. Analisis data menggunakan uji ANOVA pada tiga kelompok data menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antarperlakuan (p</note>
<subject authority=""><topic>variasi pelarut</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Curcuma caesia Roxb</topic></subject>
<subject authority=""><topic>microplate reader</topic></subject>
<subject authority=""><topic>ABTS</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKR05226</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Skripsi 2026)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2448</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-10-02 12:30:39</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-10-02 12:32:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>