| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Cantika Natania Vijrianiza Program Studi: Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Optimasi Formula Antioksidan Face Mist Ekstrak Daun Senduduk (Melastoma malabathricum L.) Variasi Gliserin dan Propilenglikol dengan Metode Desain Faktorial
Pembimbing : apt. Hayatus Sa’adah, M.Sc
Masalah utama dalam pengembangan face mist berbasis bahan alam adalah belum diperolehnya kombinasi humektan yang optimal untuk menghasilkan sediaan yang stabil, nyaman digunakan, serta memiliki aktivitas biologis yang baik. Penelitian ini bertujuan menentukan kombinasi optimum gliserin dan propilenglikol pada face mist ekstrak daun senduduk (Melastoma malabathricum L.) serta mengevaluasi aktivitas antioksidan menggunakan metode ABTS. Metode penelitian meliputi determinasi tanaman, pembuatan simplisia, ekstraksi daun senduduk menggunakan metode maserasi dengan etanol 70%, skrining fitokimia, serta formulasi face mist menggunakan desain faktorial dengan bantuan Design Expert 13 dengan variasi gliserin 1&30% dan propilenglikol 1&15% dalam 4 formula. Evaluasi meliputi uji susut pengeringan simplisia, kadar air ekstrak, skrining fitokimia, uji sifat fisik sediaan (pH, viskositas, daya semprot, waktu kering, homogenitas, dan organoleptik), analisis optimasi Design Expert 13, verifikasi formula optimum menggunakan uji One Sample T-Test, serta uji aktivitas antioksidan formula optimum dengan vitamin C sebagai kontrol positif metode ABTS. Hasil penelitian menunjukkan susut pengeringan 8,67%, rendemen ekstrak 19,63% dengan kadar air 20,17%, serta mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid. Face mist optimum memiliki pH sebesar 4,977, viskositas 66,667 cP, daya semprot 5,575 cm, dan waktu kering 3,29 menit. Hasil optimasi diperoleh formula optimum pada kombinasi gliserin 15,5% dan propilenglikol 8% dengan nilai desirability 0,737. Hasil verifikasi menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara hasil uji dan hasil optimasi (p > 0,05), sehingga model dinyatakan valid. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa vitamin C memiliki nilai IC₅₀ sebesar 0,5017 ± 0,1872 ppm, sedangkan face mist optimum memiliki nilai IC₅₀ sebesar 565,85 ± 63,325 ppm yang termasuk dalam kategori antioksidan sangat lemah. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi gliserin dan propilenglikol menghasilkan formula optimum yang memenuhi karakteristik fisik sesuai target optimasi, namun aktivitas antioksidan face mist masih tergolong sangat lemah.
Kata kunci: daun senduduk (Melastoma malabathricum L.), face mist, antioksidan, humektan, desain faktorial.
|