|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
EVALUASI KINERJA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN FARMASI DI RSUD INCHE ABDOEL MOEIS SAMARINDA DENGAN METODE HUMAN ORGANIZATION TECHNOLOGY FIT (HOT-FIT) MODEL |
| Edition |
No. 31 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
ANNIDA KHAIRUNNISA - Personal Name
|
| Subject(s) |
Instalasi farmasi SIMRS HOT-Fit PLS-SEM
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2026 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Annida Khairunnisa
Program Studi : S1 Farmasi
Judul : Evaluasi Kinerja Sistem Informasi Manajemen Farmasi di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda Dengan Metode Human Organization Fit (HOT-Fit) Model
Pembimbing : apt. Heri Wijaya S.Farm., M.Si., Ph.D
Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berperan penting dalam meningkatkan efisiensi pelayanan dan akurasi pengelolaan data di rumah sakit, termasuk di instalasi farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja SIMRS di Instalasi Farmasi RSUD IA Moeis Samarinda menggunakan metode HOT-Fit yang menilai variabel human, organization, dan technology terhadap net benefit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan 31 responden yang dipilih melalui total sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner skala likert 1-4 yang disusun berdasarkan empat variabel utama HOT-Fit yaitu human (system use dan user satisfaction), organization (structure dan environment), technology (system quality, information quality, dan service quality), serta net benefit. Analisis data dilakukan menggunakan PLS-SEM dengan software SmartPLS 4.1.6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja SIMRS berada pada kategori sangat baik. Variabel human berpengaruh positif dan signifikan terhadap net benefit (β = 0,335; t = 2,383; p = 0,017), variabel organization juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap net Benefit (β = 0,536; t = 2,598; p = 0,009), sedangkan variabel technology tidak berpengaruh signifikan terhadap net benefit (β = 0,179; t = 0,950; p = 0,342). Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi SIMRS di Instalasi Farmasi RSUD IA Moeis Samarinda lebih dipengaruhi oleh faktor manusia dan organisasi dibandingkan faktor teknologi.
Kata kunci: SIMRS, HOT-Fit, Instalasi Farmasi, PLS-SEM
|
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|