|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL KULIT BUAH TAMPOI (Baccaurea pyriformis Gage) DENGAN MENGGUNAKAN METODE ABTS (2,2’-azino-bis-(3-ethylbenzothiazoline-6-Sulfonic acid) |
| Edition |
No. 16 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
ADINDA FEBRIANI - Personal Name
|
| Subject(s) |
Antioksidan metanol ABTS Baccaurea pyriformis gage
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2026 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Adinda Febriani
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Kulit Buah Tampoi (Baaccaurea pyriformis Gage) dengan menggunakan metode ABTS (2,2’-azino-bis-(3-ethylbenzothiazoline-6-Sulfonic acid)
Pembimbing : apt. Reksi Sundu, M.Sc.
Radikal bebas adalah molekul yang tidak berpasangan dengan sifat yang tidak stabil dan sangat reaktif. Radikal bebas berasal dari sumber endogen (dari dalam tubuh) dan eksogen (polusi udara, radiasi, asap rokok, bahan kimia industri, dan paparan sinar matahari). Salah satu faktor penyebab timbulnya penyakit adalah karena kerusakan sel-sel tubuh oleh radikal bebas. Kulit buah tampoi, telah dimanfaatkan secara tradisional untuk mengatasi sembelit, nyeri perut, pembengkakkan mata, peradangan sendi, dan memperlancar siklus menstruasi. Kulit buah tampoi mengandung senyawa sekunder flavonoid dan fenolik sebagai agen antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa kimia yang dapat menyumbangkan satu atau lebih elektron sehingga radikal bebas dapat diredam dan tidak merusak tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai IC50 dari aktivitas antioksidan ekstrak metanol buah tampoi (Baccaurea pyriformis Gage). Penelitian ini juga memiliki variabel kontrol yaitu vitamin C sebagai pembanding dan ABTS (2,2’-azino-bis-(3-ethylbenzothiazoline-6-Sulfonic acid). Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Penelitian diawali dengan pengumpulan sampel, determinasi tanaman, pengolahan simplisia, persiapan ekstrak dengam metode maserasi menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, metanol dan etanol-air, skrining fitokimia, dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Semakin kecil nilai IC50 membuktikan semakin tinggi aktivitas antioksidan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak metanol kulit buah tampoi mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, fenolik dan saponin. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak kulit buah tampoi memiliki nilai IC50 rata-rata 0,8788 ppm (sangat kuat). Berdasasrkan hasil hasil pengujian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol kulit buah tampoi memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan menggunakan vitamin C, nilai IC50 rata-rata 0,681 ppm sebagai pembanding.
Kata kunci : metanol, antioksidan, Baccaurea pyriformis Gage, IC50, ABTS
|
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|