|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN DENGAN PENYAKIT JANTUNG DI RUANG ICCU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ABDOEL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA MENGGUNAKAN METODE ATC/DDD (Anatomical Therapeutic Chemical/ Defined Daily Dose) PERIODE JULI-DESEMBER 2024 |
| Edition |
No. 8 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
SABINA AMALIA PUTRI - Personal Name
|
| Subject(s) |
Evaluasi Penggunaan antibiotik ATC/DDD ICCU
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2026 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
Nama : Sabina Amalia Putri
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Penelitian : Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pasien dengan
Penyakit Jantung di Ruang ICCU Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Menggunakan Metode ATC/DDD (Anatomical Therapeutic Chemical / Defined Daily Dose) Periode Juli-Desember 2024
Pembimbing : 1. Dr. apt. Triswanto Sentat, M.Farm-Klin.
2. Yuniastuti, S.Si., M.Si., Apt.
Antibiotik merupakan senyawa kimia yang dihasilkan dari mikroorganisme seperti jamur dan bakteri, maupun diproduksi secara sintetis yang dapat membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri serta organisme lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuai evaluasi penggunaan antibiotik di Ruang ICCU Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda berdasarkan jenis dan kuantitas penggunaan metode ATC/DDD. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitik dengan rancangan cross-sectional, dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Teknik sampling yang diterapkan dalam penelitian ini purposive sampling, dengan sampel yang digunakan adalah pasien ICCU dengan kriteria inklusi rawat inap yang menerima terapi antibiotik serta mempunyai data rekam medik yang lengkap selama periode Juli - Desember 2024. Analisis data dilakukan berdasarkan pada demografi pasien, karakteristik pasien (jenis kelamin, usia, lama rawat inap), dan profil penggunaan antibiotik (jenis dan rute pemberian).Kemudian Analisis kuantitatif penggunaan antibiotik menggunakan metode ATC/DDD, dengan menghitung nilai DDD/100 pasien-hari untuk setiap jenis antibiotik, dan total nilai DDD/100 pasien-hari penggunaan antibiotik. Hasil penelitian menunjukkan total konsumsi antibiotik mencapai 393,8 DDD dengan nilai sebesar 124,23 DDD/100 hari rawat. Antibiotik yang paling dominan digunakan adalah Ceftriaxone dengan nilai 57,10 DDD/100 hari rawat, diikuti oleh Ampicillin Sulbactam sebesar 28,80 DDD/100 hari rawat. Berdasarkan analisis metode DU 90%, penggunaan antibiotik terkonsentrasi pada empat jenis utama, yaitu Ceftriaxone, Ampicillin Sulbactam, Metronidazol (PO), dan Metronidazol
(IV) dengan persentase kumulatif 89,23%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan tingginya penggunaan antibiotik spektrum luas pada pasien kritis di ruang ICCU. Meskipun pola penggunaan antibiotik relatif terfokus, evaluasi lebih lanjut secara berkala serta penerapan program pengawasan penggunaan antibiotik (antimicrobial stewardship) tetap diperlukan guna memastikan rasionalitas terapi dan mencegah terjadinya resistensi antimikroba.
Kata Kunci : Penggunaan Antibiotik, ICCU, ATC/DDD, Evaluasi, Rumah Sakit
|
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|