<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2320">
<titleInfo>
<title>STUDI LITERATUR GAMBARAN PENGELOLAAN OBAT RUSAK DAN KEDALUWARSA DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SARIF PURDANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 61</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Manajemen pengelolaan obat yang efektif di pusat pelayanan kesehatan 
sangat penting untuk menjamin bahwa pasien menerima obat yang aman dan 
berkualitas. Salah satu aspek penting dalam manajemen pengelolaan obat adalah 
penanganan obat yang rusak atau kedaluwarsa. Penelitian ini bertujuan untuk 
menggambarkan bagaimana pengelolaan obat rusak dan kedaluwarsa di Instalasi 
Farmasi Rumah Sakit. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini merupakan 
jenis penelitian studi literatur. Penelitian ini dilakukan dengan cara menelaah, 
mengumpulkan data, serta menganalisis beberapa artikel penelitian. Analisis data 
dilakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan membuat gambaran dari 
data yang terkumpul berupa bagaimana gambaran pengelolaan obat rusak dan 
kedaluwarsa dan persentase kesesuaian dengan Pedoman Kemenkes dan Permekes 
No.72 Tahun 2016, serta penyebab dan kerugian yang ditimbulkan dari adanya obat 
yang rusak dan kedaluwarsa tersebut. Hasil review studi literatur gambaran 
pengelolaan obat rusak dan kedaluwarsa di Instalasi Farmasi Rumah Sakit
menunjukkan hasil kesesuaian persentase di RSU Kota Bandung dan RS X Bekasi 
berdasarkan pedoman Kemenkes (2021) sebesar 100% dan berdasarkan Permenkes 
No 72 Tahun 2016 sama-sama sebesar 81,81%, Penyebab utama kedaluwarsa obat 
meliputi perubahan pola peresepan, lemahnya sistem perencanaan dan pencatatan, 
serta belum optimalnya penerapan prinsip FIFO dan FEFO. 

Kata kunci: pengelolaan, obat kedaluwarsa, rumah sakit, obat rusak</note>
<subject authority=""><topic>obat kedaluwarsa</topic></subject>
<subject authority=""><topic>PENGELOLAAN</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Rumah sakit</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI2025061</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (KTI 2025)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2320</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-05-06 10:18:25</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-05-06 10:25:41</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>