<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2308">
<titleInfo>
<title>STUDI LITERATUR IDENTIFIKASI RHODAMIN B PADA PERONA MATA (EYESHADOW) DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HADIJAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 49</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Penggunaan eyeshadow yang semakin meningkat menimbulkan 
kekhawatiran terhadap kandungan bahan berbahaya, seperti rhodamin B, pewarna 
sintetis yang umum digunakan di industri tekstil namun dilarang dalam kosmetik 
karena bersifat karsinogenik dan dapat menyebabkan iritasi serta gangguan organ. 
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan rhodamin B pada 
eyeshadow di wilayah Kota Palangkaraya dan Pasar Aceh melalui studi literatur. 
Metode yang digunakan adalah Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan 
pendekatan deskriptif kualitatif. Dari 30 artikel yang disaring, dua jurnal 
memenuhi kriteria. Penelitian oleh Kurniati dkk., (2024) menunjukkan bahwa 1 
dari 5 sampel positif mengandung rhodamin B, sedangkan penelitian oleh 
Rahman dkk., (2023) menemukan seluruh sampel (4/4) positif, termasuk yang 
telah teregistrasi BPOM. Nilai Rf sampel yang positif berkisar antara 0,25&ndash;0,83 
dan menunjukkan fluoresensi kuning di bawah sinar UV. Perbedaan hasil dapat 
disebabkan oleh perbedaan lokasi, kualitas produk, dan metode preparasi. Kedua 
studi menegaskan bahwa KLT efektif mendeteksi rhodamin B, serta pentingnya 
pengawasan dan edukasi masyarakat mengenai bahaya kosmetik ilegal.

Kata kunci: Eyeshadow, Identifikasi kosmetik, Kromatografi Lapis Tipis, Rhodamin B</note>
<subject authority=""><topic>Identifikasi kosmetik</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Eyeshadow</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI2025049</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (KTI 2025)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2308</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-29 08:57:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-29 09:48:12</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>