|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
STUDI LITERATUR EFEK SAMPING KEMOTERAPI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA |
| Edition |
No. 45 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
ABDI NUZUL - Personal Name
|
| Subject(s) |
Efek samping Kanker Payudara
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2025 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Kanker payudara adalah kanker yang paling sering dialami oleh wanita di dunia
dengan angka kejadian 2,1 juta setiap tahunnya dan merupakan penyebab kematian
terbesar bagi wanita. Metode pengobatan kanker payudara saat ini belum mampu
memberikan dampak yang signifikan dalam upaya remisi pasien. Pengobatan terkini
kanker payudara masih mengandalkan berbagai metode, meliputi tindakan operatif,
terapi radiasi, dan kemoterapi. Terapi kemoterapi, memiliki efek samping yang
merugikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek samping kemoterapi pada
pasien kanker payudara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi literatur, yang
dilakukan dengan cara mengumpulkan, mempelajari, dan menelaah buku-buku,
majalah ilmiah serta dokumen yang terkait seperti skripsi serta jurnal ilmiah. Objek
yang diteliti dalam penelitian ini adalah efek samping kemoterapi yang dialami oleh
pasien kanker payudara. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu
analisis deskriptif yaitu analisis dengan membuat gambaran dari data-data yang
terkumpul. Regimen dosetaksel cenderung menimbulkan efek samping nonhematologi seperti alopecia (80%) dan reaksi kulit (73,3%), serta anemia ringan.
Sebaliknya, regimen CAF lebih sering menyebabkan leukopenia (50%) dan anemia
(23%) akibat supresi sumsum tulang. Dengan mempertimbangkan aspek keamanan,
dosetaksel cenderung lebih aman bagi pasien dengan risiko gangguan hematologi
atau infeksi, meskipun efek samping kulit dan rambut perlu dikelola dengan baik.
Sementara itu, regimen CAF memerlukan pengawasan lebih intensif terhadap efek
hematologis dan fungsi jantung, terutama pada pasien dengan komorditas tertentu.
Kata kunci : Kanker Payudara, Efek samping, Kemoterapi |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|