<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2303">
<titleInfo>
<title>STUDI LITERATUR PENGARUH COVID-19 TERHADAP KESEHATAN MENTAL MAHASISWA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YAYU SRI RAHAYU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 44</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Pandemi COVID-19 yang dimulai pada Desember 2019 telah menimbulkan 
dampak signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan mental, 
terutama di kalangan mahasiswa. Studi lieratur ini bertujuan untuk menganalisis 
pengaruh pandemi COVID-19 terhadap kesehatan mental mahasiswa di dua negara 
yang memiliki konteks geografis berbeda, yaitu Uni Emirat Arab dan Brazil. 
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis studi literatur 
dengan metode cross-sectional, yang menggambarkan dampak pandemi pada 
kesehatan mental mahasiswa Berdasarkan studi literatur yang mengacu pada dua 
jurnal utama, penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa mengalami peningkatan 
stres, kecemasan, dan depresi selama pandemi, dengan prevalensi gangguan mental 
yang tinggi akibat perubahan drastis dalam sistem pendidikan, keterbatasan 
interaksi sosial, tekanan finansial, dan kecemasan terkait COVID-19. Penelitian ini 
juga menyoroti pentingnya penyediaan layanan konseling dan dukungan psikologis 
yang lebih baik oleh institusi pendidikan, serta kesadaran yang lebih tinggi dari 
masyarakat, orang tua, dan keluarga tentang pentingnya kesehatan mental 
mahasiswa. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi 
pengembangan kebijakan yang mendukung kesejahteraan mental mahasiswa di 
masa depan.

Kata kunci: covid 19, kesehatan mental, mahasiswa</note>
<subject authority=""><topic>kesehatan mental</topic></subject>
<subject authority=""><topic>covid 19</topic></subject>
<subject authority=""><topic>ABDI NUZUL</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI2025044</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (KTI 2025)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2303</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 14:06:35</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 14:09:13</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>