<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2302">
<titleInfo>
<title>STUDI LITERATUR PENGARUH TERAPI FARMAKOLOGI DAN NONFARMAKOLOGI TERHADAP NYERI MENSTRUASI PADA MAHASISWI</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>VIFI SRY RAHAYU CESAR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 43</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Nyeri menstruasi (dismenore) adalah nyeri pada sebelum atau saat 
berlangsungnya menstruasi di bagian bawah perut akibat kram rahim. Prevalensi 
terjadinya dismenore di Indonesia yaitu 54,89% dismenore primer dan 9,38% 
dismenore sekunder. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi 
farmakologi dan non-farmakologi terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja. 
Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan metode 
studi literatur, yang mengacu pada berbagai jurnal yang membahas resiko utama. 
Analisis data yang digunakan pada penelitian ini analisis deskriptif yaitu tentang 
gambaran dari data-data hasil penelitian yang telah terkumpul yaitu gambaran 
pengaruh terapi farmakologi dan non-farmakologi terhadap nyeri menstruasi pada 
mahasiswi. Hasil studi literatur menunjukkan data hasil penelitian setelah dilakukan 
terapi farmakologi dan non-farmakologi terdapat 249 responden mengalami nyeri 
menstruasi dengan nilai 92% adalah nyeri ringan setelah diberi terapi farmakologi dan 
non farmakologi. Berdasarkan hal tersebut setelah dilakukan terapi farmakologi dan 
non-farmakologi, tidak ditemukan lagi responden yang mengalami nyeri berat, tetapi 
masih ditemukan responden yang mengalami nyeri ringan dan sedang.

Kata kunci : Pengaruh, Terapi farmakoogi dan Non-Farmakologi, Nyeri menstruasi</note>
<subject authority=""><topic>Nyeri  menstruasi</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI2025043</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (KTI 2025)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2302</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 13:58:57</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-23 14:05:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>