<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2283">
<titleInfo>
<title>STUDI LITERATUR AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) SEGAR DAN KERING MENGGUNAKAN METODE DPPH</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DIEN DAMAR’ATUS ZAHRA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 23</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Radikal bebas yang berlebih dalam tubuh dapat menyebabkan stres oksidatif, 
yang memicu berbagai penyakit degeneratif. Metabolit sekunder seperti yang 
ditemukan pada bunga rosela diketahui berpotensi memiliki aktivitas antioksidan 
yang mampu menetralisir radikal bebas. Studi literatur ini bertujuan untuk 
membandingkan aktivitas antioksidan ekstrak etanol bunga rosela (Hibiscus 
sabdariffa L.) segar dan kering menggunakan metode DPPH. Metode yang 
digunakan untuk mengekstraksi bunga rosela adalah maserasi dengan etanol 70% 
sebagai pelarutnya. Kadar antioksidan dalam bunga rosela ditentukan dengan 
spektrofotometri UV-Vis menggunakan pereaksi DPPH dengan parameter IC50.
Rancangan yang digunakan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian studi 
literatur, yaitu melakukan pengumpulan data, menelaah dan menganalisis data pada 
beberapa artikel penelitian. Analisis data dilakukan dengan metode kuantitatif yang 
disajikan dalam bentuk narasi dan tabel untuk menggambarkan aktivitas 
antioksidan ekstrak etanol bunga rosela segar dan kering. Berdasarkan hasil studi 
literatur nilai IC50 ekstrak etanol bunga rosela segar dan kering berturut-turut adalah 
212,11 ppm dan 581,5 ppm. Melalui nilai IC50 tersebut, dapat disimpulkan bahwa 
aktivitas antioksidan ekstrak etanol bunga rosela segar lebih tinggi dibandingkan 
dengan ekstrak etanol bunga rosela kering.

Kata kunci: antioksidan, rosela (Hibiscus sabdariffa L.), metode DPPH</note>
<subject authority=""><topic>Metode DPPH</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Antioksidan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI2025023</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (KTI 2025)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2283</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-21 10:20:13</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-21 10:21:44</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>