|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
STUDI LITERATUR ANALISIS PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP VAKSINASI COVID-19 PADA MAHASISWA |
| Edition |
No. 8 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
NUR AINI HUMAIROH - Personal Name
|
| Subject(s) |
mahasiswa COVID-19 vaksinasi media sosial
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Karya Tulis Ilmiah |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2025 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Pandemi COVID-19 telah menimbulkan tantangan besar bagi kesehatan
masyarakat global, di mana vaksinasi menjadi strategi utama untuk membentuk
kekebalan kelompok. Namun, keberhasilan program vaksinasi dipengaruhi oleh
berbagai faktor, termasuk peran media sosial sebagai saluran utama penyebaran
informasi maupun disinformasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh media sosial terhadap persepsi vaksinasi COVID-19 di kalangan
mahasiswa melalui pendekatan studi literatur terhadap dua konteks berbeda, yakni
Malawi dan Irlandia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan
pendekatan kualitatif deskriptif, mengacu pada artikel ilmiah yang relevan. Hasil
menunjukkan bahwa di Malawi, terdapat korelasi positif antara kepercayaan
terhadap informasi vaksin di media sosial dan keterlibatan mahasiswa dalam
diskusi daring, sedangkan di Irlandia tidak ditemukan hubungan signifikan antara
media sosial dan keputusan vaksinasi. Sebaliknya, faktor-faktor seperti riwayat
vaksinasi, jenis akomodasi, dan kurasi informasi digital lebih memengaruhi sikap
vaksinasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konteks sosial, budaya, serta literasi
digital memainkan peran penting dalam membentuk persepsi mahasiswa terhadap
vaksinasi. Oleh karena itu, strategi komunikasi vaksinasi harus disesuaikan dengan
karakteristik lokal, didukung oleh literasi media yang kuat dan penyebaran
informasi berbasis bukti ilmiah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan
dalam merancang kampanye vaksinasi yang lebih efektif, khususnya di kalangan
mahasiswa.
Kata Kunci: COVID-19, vaksinasi, media sosial, mahasiswa, literasi digital |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|