PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA
REPOSITORY
Select Language

Simple Search

Advanced Search
Title :
Author(s) :
  • SEARCHING...

Subject(s) :
  • SEARCHING...

ISBN/ISSN :
GMD : Collection Type : Location :
License

This Software is Released Under GNU GPL License Version 3.

indexed
Visitors
Flag Counter

Statistic
Total Collection:
Title STUDI LITERATUR PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA EKSTRAK ETANOL DAUN, RANTING, DAN BATANG SENDUDUK (MELASTOMA MALABATHRICUM L.) DENGAN METODE DPPH
Edition No. 5
Call Number
ISBN/ISSN
Author(s) INDAH PERMATA FEBRIANTI - Personal Name
Subject(s) Antioksidan
Radikal Bebas
Melastoma malabathricum L
Senyawa bioaktif
Classification
Series Title
GMD Karya Tulis Ilmiah
Language Indonesia
Publisher Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda
Publishing Year 2025
Publishing Place Samarinda
Collation
Abstract/Notes ABSTRAK
Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan
kerusakan sel tubuh dan berkontribusi pada penyakit degeneratif seperti kanker dan
penuaan dini. Antioksidan memiliki peran penting dalam menetralkan radikal bebas
tersebut. Tanaman senduduk (Melastoma malabathricum L.) diketahui
mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi
sebagai antioksidan alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan
aktivitas antioksidan dan mengidentifikasi kandungan senyawa bioaktif dari bagian
tanaman senduduk yang berupa daun, ranting, dan batang. Penelitian dilakukan
dengan metode studi literatur, menggunakan dua jurnal utama sebagai sumber data.
Data dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan berdasarkan nilai inhibisi (%)
dan IC₅₀ menggunakan metode DPPH. .Hasil telaah menunjukkan bahwa ketiga
bagian tanaman senduduk memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Ekstrak batang
menunjukkan aktivitas inhibisi tertinggi sebesar 88% pada konsentrasi 100 ppm,
diikuti oleh ranting 82% dan daun 80% pada konsentrasi 50 ppm. Perbedaan
aktivitas ini dipengaruhi oleh variasi kandungan senyawa bioaktif, di mana batang
memiliki kandungan flavonoid dan tanin yang lebih dominan. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah bahwa semua bagian tanaman senduduk memiliki potensi
sebagai sumber antioksidan alami, namun ekstrak batang menunjukkan aktivitas
tertinggi, menjadikannya kandidat yang prospektif untuk dikembangkan dalam
bidang fitofarmaka atau produk herbal.
Kata Kunci: Antioksidan, radikal bebas, Melastoma malabathricum L., DPPH, senyawa bioaktif
Specific Detail Info
Image
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...
  Back To Previous