<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2264">
<titleInfo>
<title>STUDI LITERATUR PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA EKSTRAK ETANOL DAUN, RANTING, DAN BATANG SENDUDUK (MELASTOMA MALABATHRICUM L.) DENGAN METODE DPPH</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>INDAH PERMATA FEBRIANTI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 5</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan 
kerusakan sel tubuh dan berkontribusi pada penyakit degeneratif seperti kanker dan 
penuaan dini. Antioksidan memiliki peran penting dalam menetralkan radikal bebas 
tersebut. Tanaman senduduk (Melastoma malabathricum L.) diketahui 
mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi 
sebagai antioksidan alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan 
aktivitas antioksidan dan mengidentifikasi kandungan senyawa bioaktif dari bagian 
tanaman senduduk yang berupa daun, ranting, dan batang. Penelitian dilakukan 
dengan metode studi literatur, menggunakan dua jurnal utama sebagai sumber data. 
Data dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan berdasarkan nilai inhibisi (%) 
dan IC₅₀ menggunakan metode DPPH. .Hasil telaah menunjukkan bahwa ketiga 
bagian tanaman senduduk memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Ekstrak batang 
menunjukkan aktivitas inhibisi tertinggi sebesar 88% pada konsentrasi 100 ppm, 
diikuti oleh ranting 82% dan daun 80% pada konsentrasi 50 ppm. Perbedaan 
aktivitas ini dipengaruhi oleh variasi kandungan senyawa bioaktif, di mana batang 
memiliki kandungan flavonoid dan tanin yang lebih dominan. Kesimpulan dari 
penelitian ini adalah bahwa semua bagian tanaman senduduk memiliki potensi 
sebagai sumber antioksidan alami, namun ekstrak batang menunjukkan aktivitas 
tertinggi, menjadikannya kandidat yang prospektif untuk dikembangkan dalam 
bidang fitofarmaka atau produk herbal.
Kata Kunci: Antioksidan, radikal bebas, Melastoma malabathricum L., DPPH, senyawa bioaktif</note>
<subject authority=""><topic>Senyawa bioaktif</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Melastoma malabathricum L</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Radikal Bebas</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Antioksidan</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI2025005</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (KTI 2025)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2264</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 13:05:52</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 13:06:42</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>