<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2261">
<titleInfo>
<title>STUDI LITERATUR EVALUASI PENYIMPANAN OBAT LASA (Look Alike Sound Alike) DI RUMAH SAKIT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MONICHA HUSUN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 2</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Perkembangan produksi obat yang cukup pesat menyebabkan terdapat 
beberapa obat yang memiliki bentuk dan nama yang hampir sama, hal ini dapat 
menyebabkan terjadinya medication error berupa kesalahan dalam pemberian obat 
kepada pasien. Tenaga kefarmasian berperan penting dalam melakukan 
penyimpanan obat dengan baik dan benar khususnya pada sediaan high alert. Salah 
satu bagian high alert adalah obat LASA (Look Alike Sound Alike) yaitu obat
dengan nama, rupa dan ucapan yang mirip. Studi literatur ini bertujuan untuk 
mengevaluasi penyimpanan obat LASA di Rumah Sakit. Metodeyang digunakan 
adalah studi literatur dengan melakukan pengumpulan data, menelaah dan 
menganalisa data pada beberapa jurnal penelitian. Berdasarkan hasil yang diperoleh
RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan, bahwa sistem penyimpanan obat 
LASA telah memenuhi standar, ditunjukkan dengan penerapan prinsip FEFO (First 
Expired, First Out) dan FIFO (First In, First Out), pemisahan dan penandaan fisik 
obat menggunakan metode Tall Man Lettering, serta pemberian label yang jelas dan 
mencolok. Sedangkan, di Rumah Sakit Stella Maris Makassar, hasil evaluasi 
menunjukkan bahwa sistem penyimpanan obat LASA tidak memenuhi 2 kriteria, 
yaitu penerapan Tall Man Lattering dan penggunaan label warna yang berbeda. 
Meskipun terdapat beberapa aspek yang masih perlu diperbaiki, kedua rumah sakit 
telah menunjukkan penerapan sistem penyimpanan obat LASA.

Kata Kunci: Rumah Sakit, Penyimpanan obat, Studi literatur, Look Alike Sound Alike</note>
<subject authority=""><topic>Penyimpanan obat</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KTI2025002</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (KTI 2025)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2261</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 12:01:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-15 12:12:43</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>