<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2244">
<titleInfo>
<title>Jurnal Abdi Masyarakat ERAU Vol 4 No 1 (2025)</title>
</titleInfo>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Vol 4 No 1 (2025)</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Jurnal</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Jamu kunyit asam merupakan minuman herbal yang dikenal memiliki berbagai manfaat 
kesehatan, termasuk sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Namun, pengetahuan 
dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK di Desa Kutai Lama, mengenai 
pembuatan jamu ini masih terbatas. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan 
untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam memproduksi 
jamu kunyit asam serbuk yang lebih tahan lama, serta membuka peluang usaha baru 
di desa. Pelatihan dilakukan oleh mahasiswa KKN dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan 
Samarinda dengan melibatkan 15 peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, 
demonstrasi pembuatan jamu, dan pengisian kuesioner untuk mengukur pemahaman 
peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 80% 
peserta menilai pelatihan sangat baik dan bermanfaat. Terdapat peningkatan signifikan 
dalam pemahaman peserta mengenai manfaat jamu dan cara pengolahannya, serta 
86,7% peserta belum pernah mengikuti pelatihan serupa sebelumnya. Pelatihan ini tidak 
hanya memberikan pengetahuan baru kepada peserta, tetapi juga membuka peluang 
untuk pengembangan usaha jamu di Desa Kutai Lama, yang berpotensi meningkatkan 
kesejahteraan masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilanjutkan untuk 
memperluas pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang kesehatan.

Kata Kunci : Pelatihan, Serbuk Jamu, Kunyit Asam</note>
<subject authority=""><topic>Serbuk Jamu</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pelatihan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>kunyit asam</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">JN0416</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Jurnal Nasional Farmasi)</sublocation>
<shelfLocator>051 JUR a</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2244</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-18 12:05:44</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-18 12:07:51</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>