<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2225">
<titleInfo>
<title>Jurnal Ilmiah Manuntung ; Vol.8 No.1 ; Sains farmasi dan kesehatan</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Jurnal</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Karya Tulis Ilmiah</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>latin Citrofortunella microcarpa merupakan komoditas 
pertanian yang telah banyak dikembangkan di Provinsi Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk 
mengetahui aktivitas antibakteri sabun cuci tangan yang mengandung sari jeruk kalimansi terhadap 
bakteri patogen salah satunya adalah bakteri S. aureus dan E. Coli. Metode yang digunakan dalam 
penelitian ini adalah difusi kertas cakram. Hasil uji aktivitas antibakteri ditandai dengan 
terbentuknya daerah bening di sekitar kertas cakram pada media, diameter hambat terbesar untuk 
bakteri S. aureus diberikan oleh F2 yaitu 30,595 mm dan diameter hambat terbesar untuk bakteri 
E.coli yang diberikan F3 yaitu 28,98mm sehingga mendapat kategori sangat kuat. Jika dibandingkan 
dengan pembanding sabun cuci tangan yang ada di pasaran HSFFLS@ daya hambat sabun cuci 
tangan dari sari jeruk kalimansi juga lebih besar baik terhadap bakteri S.aureus maupun E. Coli. 
Hasil uji aktivitas daya hambat antara bakteri gram positif dan gram negatif menunjukkan bahwa 
sabun cuci tangan yang mengandung sari buah jeruk kalimansi memiliki potensi bakteri gram positif 
S. aureus yang lebih besar dibandingkan dengan bakteri Gram negatif E. Coli.
 
Kata kunci : Jeruk Kalamansi, Antibakteri, Handwash, Staphylococcus aureus, Escherichia coli</note>
<subject authority=""><topic>Jurnal Nasional</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">JN0398</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Jurnal Nasional Farmasi)</sublocation>
<shelfLocator>610.5 JUR S</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2225</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-02 09:29:13</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-02 10:04:30</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>