|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
UJI AKTIVITAS INHIBISI TIROSINASE EKSTRAK METANOL RIMPANG KUNYIT (Curcuma longa) SECARA IN VITRO |
| Edition |
No. 92 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
RUBIYANTI - Personal Name
|
| Subject(s) |
IC50 Asam kojat Curcuma longa Inhibisi tirosinase microplate reader
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2025 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Rubiyanti
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Uji Aktivitas Inhibisi Tirosinase Ekstrak Metanol
Rimpang Kunyit (Curcuma longa) Secara In Vitro
Pembimbing : 1. Henny Nurhasnawati, M.Si.
2. apt. Reksi Sundu, M.Sc.
Kunyit (Curcuma longa) tanaman berjenis rimpang yang banyak
digunakan dalam pengobatan tradisional di Indonesia dengan kandungan
metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid dan triterpenoid. Metabolit
sekunder tanaman seperti flavonoid, triterpen, dan alkaloid dapat menghasilkan
inhibisi tirosinase. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas inhibisi
tirosinase ekstrak metanol kunyit (Curcuma longa) yang dinyatakan dengan nilai
IC50. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental. Objek
penelitian ini adalah aktivitas inhibisi tirosinase ekstrak metanol kunyit. Proses
penelitian ini diawali dengan determinasi dan pengumpulan sampel kunyit dengan
kriteria tertentu, pengolahan simplisia kunyit, penetapan susut pengeringan,
ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol, penetapan
kadar air, skrining fitokimia, serta penentuan aktivitas inhibisi tirosinase ekstrak
metanol kunyit dengan menggunakan asam kojat sebagai pembanding. Aktivitas
inhibisi tirosinase diukur dengan analisis enzimatik menggunakan microplate
reader secara in vitro. Data yang dihasilkan dari penelitian ini yaitu nilai IC50
yang merupakan data kuantitatif yang kemudian dianalisis secara deskriptif.
Berdasarkan hasil pengujian, susut pengeringan simplisia kunyit sebesar 7,52% ±
0,50, sedangkan kadar air ekstrak metanol mencapai 10,2% ± 1,90. Uji skrining
fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol kunyit mengandung senyawa
metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid.
Pengujian aktivitas inhibisi enzim tirosinase secara in vitro menunjukkan bahwa
asam kojat sebagai kontrol positif memiliki nilai IC50 sebesar 13,01 ± 0,441 ppm
dan termasuk dalam kategori inhibisi kuat. Adapun nilai IC50 dari ekstrak metanol
kunyit sebesar 51,90 ± 13,40 ppm, dengan kategori inhibisi tirosinase yang kuat.
Kata Kunci : Asam kojat, Curcuma longa, , IC50, Inhibisi tirosinase, microplate reader |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|