|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
KARAKTERISASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK ETANOL PADA DAUNPETAI BELALANG (Archidendron clypearia (Jack) |
| Edition |
No. 83 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
PUTRI IRMAYANTI - Personal Name
|
| Subject(s) |
Karakterisasi Ekstrak metabolit sekunder daun belalang petai Archidendron clypearia (Jack)
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2025 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Putri Irmayanti
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol Pada
Daun Petai Belalang (Archidendron Clypearia (Jack)
Pembimbing : 1. apt. Supomo, S.Si., M.Si. 2. apt. Rusdiati Helmidanora, S.Si., M.Sc. Petai belalang secara empiris memiliki khasiat untuk mengobati diare, mengurami bengkak edema, dan sebagai detoksifikasi tubuh. Penelitian yang
dilakukan bersifat non eksperimental dengan objek yang diteliti adalah
karakterisasi spesifik dan non spesifik. Analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil pada penelitian menyatakan bahwa
hasil rendemen 18,16 %. Hasil skrining fitokimia yang telah dilakukan pada
sampel ekstrak etanol positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid/steroid dan fenol. Hasil dari uji organoleptik menunjukkan
bahwa ekstrak daun petai belalang memiliki bentuk berupa ekstrak kental, memiliki bau yang khas, warna yang diperoleh coklat tua kehitaman serta
memiliki rasa pahit dan kelat. Kadar sari larut air memiliki rata-rata 55% simplisia
dan 7,3% ekstrak, kadar sari larut etanol diperoleh rata-rata 13% simplisia dan
16% ekstrak. Hasil penetapan kadar air diperoleh rata-rata 10,16%. Pada ekstrak
kadar air yang diperoleh ratarata 7,1 %. Kadar abu simplisia diperoleh rata-rata
sebesar 5,89 % dan ekstrak ratarata sebesar 8,5 %. Kadar abu tidak larut asam
simplisia rata-rata sebesar 0,38 % dan ekstrak rata-rata sebesar 0,43 %. Bobot
jenis ekstrak etanol diperoleh sebesar 0,673 g/mL pada pelarut air dan 0,638 g/ml
dalam pelarut etanol. Susut pengeringan didapatkan rerata 7,19% ± 0,32. Hasil uji
cemaran mikroba dengan ALT dan AKK pada simplisia 44,2 x 103 koloni/g;
3,3x102 koloni/g, dan esktrak 8,11 x 103 koloni/g; 1 x 102 koloni/g.
Kata kunci: karakterisasi, metabolit sekunder, daun belalang petai, ekstrak, Archidendron clypearia (Jack) |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|