|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
EVALUASI EFEKTIVITAS KEBIJAKAN DAN PELAPORAN SITB DALAM PELAYANAN KEFARMASIAN UNTUK PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI KLINIK X KOTA SAMARINDA |
| Edition |
No. 80 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
OKTAVIA AMANDA - Personal Name
|
| Subject(s) |
Tuberkulosis Efektivitas SITB , Kebijakan Kesehatan Klinik X Kota Samarinda
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2025 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Oktavia Amanda
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Evaluasi Efektivitas Kebijakan Dan Pelaporan SITB
Dalam Pelayanan Kefarmasian Untuk Penanggulangan
Tuberkulosis Di Klinik X Kota Samarinda
Pembimbing : 1. Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc
2. apt. Hayatus Sa’adah, S.F., M.Sc
Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang hingga kini
masih menjadi tantangan besar dalam kesehatan global, termasuk di Indonesia.
Penyakit ini tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga menimbulkan
beban sosial dan ekonomi yang signifikan. Pemerintah telah menetapkan berbagai
kebijakan untuk menekan angka TB, salah satunya dengan memanfaatkan sistem
pelaporan digital melalui Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) yang diharapkan
dapat meningkatkan kecepatan pelaporan, akurasi data, dan efektivitas
pengendalian kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas
kebijakan penanggulangan TB dan pelaporan SITB khususnya dalam pelayanan
kefarmasian di Klinik X Kota Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah
deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam
dengan tenaga kesehatan, observasi langsung di lapangan, serta analisis dokumen
kebijakan dan laporan SITB. Data dianalisis secara sistematis dengan teknik reduksi
data, penyajian data, dan interpretasi efektivitas kebijakan berdasarkan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan kebijakan dan
pelaporan SITB di Klinik X masih bervariasi. Peningkatan kapasitas tenaga
kefarmasian berada dalam kategori Kurang Baik (50%), tata laksana pasien TBC
dalam kategori Cukup Baik (60,87%), serta ketersediaan obat anti-TB (OAT) juga
dalam kategori Cukup Baik (75%). Aspek komunikasi, informasi, edukasi (KIE),
dan konseling sudah terlaksana dengan Baik (89,47%), sementara pencegahan dan
pengendalian infeksi masih berada pada kategori Cukup Baik (75%).
Kesimpulannya, kebijakan dan pelaporan SITB di Klinik X telah berjalan namun
belum optimal. Upaya peningkatan kapasitas tenaga kefarmasian dan perbaikan tata
laksana pasien sangat diperlukan agar kebijakan penanggulangan TB dapat lebih
efektif dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Tuberkulosis, Kebijakan Kesehatan, Efektivitas, SITB, Klinik X Kota Samarinda |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|