|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL DAUN PAKU (Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott) DENGAN METODE DPPH |
| Edition |
No. 78 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
NOVIANUR RAMADHAN - Personal Name
|
| Subject(s) |
Antioksidan Vitamin C DPPH IC50 Nephrolepis biserrata
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2025 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Novianur Ramadhan
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Daun Paku
(Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott.) Dengan Metode
DPPH
Pembimbing : 1. Dr. apt. Eka Siswanto Syamsul, M.Sc
2. Risa Supriningrum, S.Si, M.M.
Nephrolepis biserrata (Sw.) Schott merupakan salah satu jenis tumbuhan
paku yang diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid,
tanin, dan steroid yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan dari Penelitian ini
adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak metanol daun
Nephrolepis biserrata. Penelitian ini dilakukan secara non eksperimental, sampel
daun paku diekstraksi menggunakan pelarut metanol. Pengujian aktivitas
antioksidan ekstrak metanol daun paku menggunakan DPPH (1,1-diphenyl-2-
picrylhydrazyl) sebagai radikal bebas yang diukur menggunakan spektrofotometer
UV-Vis pada panjang gelombang 516 nm. Data yang diperoleh dianalisis secara
deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak metanol daun paku diperoleh
ekstrak kental dengan persentase rendemen 21,12% dan persentase kadar air dengan
nilai rata-rata 17,34%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa
flavonoid, tanin dan steroid. Hasil uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC₅₀
sebesar 121,48±18,77 ppm yang termasuk dalam kategori antioksidan sedang,
sedangkan vitamin C sebagai kontrol positif memiliki nilai IC₅₀ sebesar 5,91±0,058
ppm dan tergolong sangat kuat. Uji statistik Independent Sample T-Test
menunjukkan perbedaan yang signifikan antara aktivitas antioksidan ekstrak daun
paku dan vitamin C dengan nilai signifikasi p = 0,049 (p |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|