|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI DAUN KOKANG (Lepisanthes amoena (Hassk.) Leenh.) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes |
| Edition |
No. 73 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
MUSLI - Personal Name
|
| Subject(s) |
Difusi Cakram Fraksi etil asetat Daun kokang Fraksi n-heksan Propionibacterium acnes Lepisanthes Amoena aktivitas antibakteri
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2025 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Musli
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun
Kokang (Lepisanthes amoena (Hassk.) Leenh.) Terhadap
Bakteri Propionibacterium acnes.
Pembimbing : 1. apt. Hayatus Sa’adah, M.Sc.
2. apt. Reksi Sundu, M.Sc.
Daun kokang (Lepisanthes amoena (Hassk.) Leenh.) memiliki kandungan
senyawa metabolit sekunder berupa kimia alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin
yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat, dan fraksi
air daun kokang terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Penelitian yang
dilakukan merupakan penelitian eksperimental. Variabel bebas pada penelitian ini
adalah ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air dari daun
kokang. Variabel terikatnya adalah diameter zona hambat bakteri yang terbentuk di
sekitar kertas cakram dan variabel kontrol penelitian ini adalah etanol sebagai
pelarut ekstrak, klindamisin sebagai kontrol positif, DMSO sebagai kontrol negatif.
asil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel memiliki aktivitas antibakteri
terhadap Propionibacterium acnes. Fraksi n-heksan konsentrasi 25% memberikan
zona hambat terbesar sebesar 6,63 mm, diikuti ekstrak etanol 25% sebesar 4,23 mm.
Fraksi etil asetat dan fraksi air menunjukkan aktivitas sedang pada konsentrasi 10%
dan 25%. Aktivitas antibakteri meningkat seiring peningkatan konsentrasi. Kontrol
positif (klindamisin 1%) menghasilkan zona hambat 34,67 mm, sementara kontrol
negatif (DMSO) tidak menunjukkan aktivitas hambat. Hasil uji statistik
menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (p ≥ 0,05) dan homogen (p ≥ 0,05).
Uji ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan pada fraksi n-heksan (p =
0,001), terutama antara konsentrasi 25% dibandingkan 5% dan 10%. Sementara itu,
ekstrak etanol (p = 0,442), fraksi etil asetat (p = 0,729), dan fraksi air (p = 0,254)
tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Uji lanjutan Post Hoc Tukey
menunjukkan perbedaan signifikan hanya pada fraksi n-heksan konsentrasi 25%.
Kata kunci: Daun Kokang, Lepisanthes amoena (Hassk.) Leenh.), aktivitas antibakteri, Propionibacterium acnes, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat, dan fraksi air, difusi cakram. |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|