|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN TAMPOI (Baccaurea macrocarpa) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes |
| Edition |
No. 66 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
MUHAMMAD KHAIQAL ARYA DINATA - Personal Name
|
| Subject(s) |
Antibakteri Propionibacterium acnes difusi sumuran Baccaurea macrocarpa Jerawat Staphylococcus epidermidis
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2025 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : M. Khaiqal Arya Dinata
NIM : 21482011261
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Tampoi
(Baccaurea macrocarpa) Terhadap Pertumbuhan Bakteri
Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes
Pembimbing : 1. apt. Reksi Sundu, M.Sc.
2. Henny Nurhasnawati, M.Si.
Daun Tampoi (Baccaurea macrocarpa) merupakan spesies yang banyak
ditemukan di hutan tropis yang termasuk dalam famili Baccaurea. Berdasarkan data
empiris tanaman tampoi digunakan sebagai obat diare dan pembersih luka. Salah
satu masalah kesehatan yang banyak diatasi dengan pengobatan tradisional adalah
penyakit infeksi seperti Acne vulgaris atau jerawat. Acne vulagaris atau jerawat
adalah penyakit kulit karena adanya penumpukan minyak yang menyebabkan poripori kulit wajah tersumbat sehingga memicu aktivitas antibakteri dan peradangan
pada kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak
etanol daun tampoi dalam menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis dan
Propionibacterium acnes. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian
eksperimental. Objek yang diteliti adalah antibakteri ekstrak daun tampoi terhadap
bakteri Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acnes. Aktivitas
antibakteri diuji dengan menggunakan metode difusi sumuran dengan konsentrasi
ekstrak didapatkan diameter zona hambat 20% (6 mm), 30% (7,1 mm), 40% (8,66
mm) untuk Staphylococcus epidermidis dan 20% (5,1 mm), 30% (6,3 mm), 40%
(6,5 mm) untuk Propionibacterium acnes. Kontrol negatif yang digunakan yaitu
DMSO 1% (0 mm) dengan kriteria tidak adanya aktivitas zona hambat. Kontrol
positif yang digunakan yaitu klindamisin 0,1% (35,6 mm) dengan kriteria zona
hambat sangat kuat. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis
statistik. Hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol daun tampoi memiliki
aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan
Propionibacterium acnes dengan kriteria diameter zona hambat sedang pada tiap
konsentrasi ekstrak.
Kata kunci: Baccaurea macrocarpa, Propionibacterium acnes, antibakteri, Staphylococcus epidermidis, Jerawat, Difusi sumuran. |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|