|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
GAMBARAN DRUG RELATED PROBLEMs (DRPs) INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA PASIEN PEDIATRI INSTALASI RAWAT INAP RSUD DR. H. SOEWONDO KENDAL |
| Edition |
No. 55 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
MADE DIAH AYU DWI PUTRI - Personal Name
|
| Subject(s) |
Ispa DRPs Pediatri Retrospektif RSUD Dr. H. Soewondo Kendal
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2025 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Made Diah Ayu Dwi Putri
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Gambaran Drug Related Problems (DRPs)
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Pada
Pasien Pediatri Instalasi Rawat Inap RSUD Dr.
H. Soewondo Kendal
Pembimbing : 1. apt. Rusdiati Helmidanora, M.Sc.
2. apt. Heri Wijaya, S.Farm., M.Si.,Ph.D.
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit yang
umum ditemukan pada pasien anak yang menjalani perawatan di rumah sakit.
Penanganan terapi ISPA pada populasi pediatri memerlukan ketelitian tinggi karena
adanya risiko terhadap Drug Related Problems (DRPs). Kondisi fisiologis anak
yang belum matang serta kebutuhan penyesuaian dosis berdasarkan usia
menjadikan kelompok ini lebih rentan terhadap ketidaktepatan pengobatan.
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kejadian DRPs pada pengobatan
pasien pediatri dengan diagnosis ISPA di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. H.
Soewondo Kendal selama periode 2022–2023. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari rekam medis pasien
anak usia 0–18 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Jumlah sampel sebanyak 105
pasien, diambil melalui metode total sampling berdasarkan hasil perhitungan
menggunakan rumus Slovin. Identifikasi DRPs mengacu pada klasifikasi Cipolle
yang mencakup: Dosis rendah, dosis tinggi, indikasi tanpa obat, obat tanpa indikasi,
dan interaksi obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian DRPs pada pasien
pediatri dengan ISPA di instalasi rawat inap RSUD Dr. H. Soewondo Kendal,
kategori DRPs dosis tinggi terdapat 16 kejadian (15,2%), dosis rendah 9 kejadian
(8,6%) penggunaan obat tanpa indikasi 23 kejadian (21,9%), indikasi tanpa obat 8
kejadian (7,6%), interaksi obat dengan distribusi tingkat keparahan tingkat major
sebanyak 7 kejadian (5,98%) interaksi tingkat moderate sebanyak 53 kejadian
(45,30 %) interaksi tingkat minor sebanyak 57 kejadian (48,72%). Penelitian ini
menyimpulkan bahwa kejadian DRPs pada pasien ISPA masih cukup tinggi,
terutama pada kategori interaksi obat dengan proporsi terbesar pada tingkat minor
dan moderate. Obat yang paling sering terlibat dalam DRPs adalah antibiotik
golongan sefalosporin, terutama ceftriaxone, serta obat simtomatik seperti
ambroxol dan paracetamol. Kombinasi interaksi yang paling sering ditemukan
adalah antara FDC rifampicin, isoniazid, dan pyrazinamide dengan parasetamol.
Kata Kunci: ISPA, DRPs, Pediatri, Retrospektif, RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|