<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2185">
<titleInfo>
<title>UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN WANYI (Mangifera caesia J.) BERDASARKAN PERBEDAAN METODE PENGERINGAN SIMPLISIA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LINTANG FADILLA GUSTI AYU,</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 53</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Skripsi</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Nama : Lintang Fadilla Gusti Ayu
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Wanyi (Mangifera
ceasia J.) Berdasarkan Perbedaan Metode Pengeringan
Simplisia
Pembimbing : 1. Risa Supriningrum, S.Si.,M.M.
2. apt. Reksi Sundu, M.Sc.
Pengeringan merupakan tahapan pasca panen yang berperan penting terhadap mutu 
simplisia karena dapat memengaruhi kandungan senyawa aktif, khususnya senyawa 
antioksidan. Daun wanyi (Mangifera caesia J.) diketahui mengandung senyawa 
fenolik dan flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan 
untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak daun wanyi berdasarkan dua 
metode pengeringan, yaitu secara alami (diangin-anginkan) dan buatan (oven pada 
suhu 50&deg;C), menggunakan variasi konsentrasi ekstrak sebesar 5, 10, 15, 20, dan 25 
ppm. Sebagai pembanding digunakan vitamin C dengan konsentrasi 2, 4, 6, 8, dan 
10 ppm. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan menentukan nilai IC₅₀ 
menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Tahapan penelitian 
meliputi determinasi tumbuhan, pengolahan simplisia, penetapan susut 
pengeringan, pembuatan ekstrak, penetapan kadar air, skrining fitokimia, serta uji 
aktivitas antioksidan. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun wanyi 
memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat. Nilai IC₅₀ ekstrak dengan pengeringan 
alami sebesar 20,83 &plusmn; 0,38 ppm, sedangkan dengan pengeringan oven sebesar 14,90 
&plusmn; 1,72 ppm. Aktivitas antioksidan tertinggi diperoleh dari ekstrak yang dikeringkan 
menggunakan oven. Hal ini menunjukkan bahwa metode pengeringan berpengaruh 
terhadap aktivitas antioksidan ekstrak daun wanyi.

Kata Kunci: Mangifera caesia J, aktivitas antioksidan, pengeringan simplisia, DPPH</note>
<subject authority=""><topic>aktivitas antioksidan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>pengeringan simplisia</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Mangifera caesia J</topic></subject>
<subject authority=""><topic>DPPH</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKR05325</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Skripsi 2025)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2185</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-03 10:26:57</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-03 10:32:35</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>