|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
EFEKTIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP LAMA PENGOBATAN DI RAWAT INAP PADA PASIEN ANAK DENGAN BRONKOPNEUMONIA DI RUMAH SAKIT DIRGAHAYU SAMARINDA TAHUN 2025 |
| Edition |
No. 38 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
GIOVANNI ADICHANDRA WIBISONO - Personal Name
|
| Subject(s) |
Antibiotik Ispa Efektivitas bronkopneumonia cefotaxime ceftriaxone lama rawat inap bayi dan balita
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2025 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Giovanni Adichandra Wibisono
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : EFEKTIVITAS ANTIBIOTIK TERHADAP
LAMA PENGOBATAN DI RAWAT INAP
PADA PASIEN ANAK DENGAN
BRONKOPNEUMONIA DI RUMAH SAKIT
DIRGAHAYU SAMARINDA TAHUN 2025
Pembimbing : 1. apt. Rusdiati Helmidanora, M.Sc.
2. apt. Yullia Sukawaty, M.Sc.
Bronkopneumonia merupakan salah satu bentuk Infeksi Saluran
Pernapasan Akut (ISPA) yang umum pada anak-anak dan dapat menyebabkan
komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat. Terapi antibiotik merupakan
intervensi utama, dan efektivitasnya dapat dievaluasi melalui indikator klinis
seperti lama rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan
antara jenis antibiotik dan efektivitas pengobatan berdasarkan lama rawat inap
pada pasien anak dengan bronkopneumonia di Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda
tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif non-eksperimental dengan
pendekatan deskriptif analitik dan desain cross-sectional. Populasi awal terdiri
dari 319 pasien anak dengan diagnosis bronkopneumonia. Sampel minimum
ditentukan menggunakan rumus Slovin (e = 10%), sehingga diperoleh 100 pasien.
Setelah seleksi inklusi dan eksklusi, sebanyak 284 pasien berusia 0–108 bulan
yang mendapatkan terapi Cefotaxime atau Ceftriaxone dianalisis. Data
dikumpulkan melalui rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil menunjukkan bahwa Cefotaxime (37,7%) dengan rawat inap ≤6 hari,
penggunaan obat Ceftriaxone (62,3%) cenderung pada rawat inap ≥7 hari. Uji
statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara jenis antibiotik
dan lama rawat inap (χ² = 26,577; p = 0,000). Disimpulkan bahwa terdapat
hubungan signifikan antara jenis antibiotik yang digunakan dengan efektivitas
pengobatan bronkopneumonia anak berdasarkan lama rawat inap.
Kata kunci: bronkopneumonia, ISPA, antibiotik, cefotaxime, ceftriaxone, lama rawat inap, efektivitas, bayi dan balita, anak-anak. |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|