| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Galang Wijanarko
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Penetapan Kadar Fenolik Total Ekstrak Etanol Rimpang
Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dengan
Perbedaan Konsentrasi Pelarut
Dosen Pembimbing : 1. Henny Nurhasnawati, S.Si., M.Si
2. apt. Siti Jubaidah, S.Far, M.Pd
Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) merupakan salah satu tumbuhan
obat dari keluarga Zingiberaceae yang digunakan sebagai bahan baku obat
tradisional di Indonesia. Temulawak berkhasiat sebagai penambah nafsu makan,
mengatasi sembelit, ambeien, jerawat, diare, sariawan, dan keputihan. Rimpang
temulawak diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid,
flavonoid, fenolik, saponin, tanin, dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui kadar fenolik total dari ekstrak rimpang temulawak dengan perbedaan
konsentrasi pelarut etanol 70% dan 95% menggunakan spektrofotometri UV-Vis.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan tahapan determinasi
tumbuhan, pembuatan serbuk simplisia, penetapan susut pengeringan, pembuatan
ekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70% dan 95%,
skrining fitokimia, penetapan kadar air, serta penetapan kadar fenolik total
menggunakan pereaksi Folin-Ciocalteu dengan pembanding asam galat. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa susut pengeringan serbuk simplisia sebesar 4,74%,
kadar air ekstrak sebesar 5,62%, dan rendemen ekstrak etanol sebesar 12,47%. Uji
skrining fitokimia memperlihatkan bahwa ekstrak positif mengandung alkaloid,
flavonoid, saponin, tanin, fenolik, dan terpenoid. Penetapan kadar fenolik total
menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% mengandung 80,0284 ± 0,6484 mg
GAE/g ekstrak, sedangkan ekstrak etanol 95% mengandung 132,1819 ± 0,7349
mg GAE/g ekstrak. Hasil analisis Independent T-test diperoleh nilai p value <
0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua ekstrak.
Kata Kunci: Curcuma xanthorrhiza (Roxb), fenolik, konsentrasi etanol, spektrofometri UV-Vis |