| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Dita Julidia Gustia Nisyah
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Matoa (Pometia
pinnata) Berdasarkan Perbedaan Konsentrasi Pelarut
Pembimbing : 1. Risa Supriningrum, S.Si., M.M.
2. Henny Nurhasnawati, M.Si.
Matoa (Pometia pinnata), terutama bagian daunnya mengandung senyawa
alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan terpenoid yang memiliki keterkaitan dengan
aktivitas antioksidan. Konsentrasi pelarut yang digunankan pada proses ekstraksi
dapat berpengaruh terhadap kandungan senyawa aktif suatu ekstrak bahan alam.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak
daun matoa berdasarkan perbedaan konsentrasi pelarut. Tahapan penelitian
meliputi determinasi tanaman, pengolahan simplisia, penetapan susut pengeringan
simplisia, ekstraksi daun matoa secara maserasi dengan variasi konsentrasi pelarut
etanol (50%, 70%, dan 95%), penetapan kadar air, skrining fitokimia, dan uji
aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Data
dianalisis dengan uji normalitas dan uji homogenitas, dilanjutkan dengan uji
ANOVA dan LSD (Least Significant Difference) atau Kruskal-Wallis Test. Hasil
penetapan susut pengeringan simplisia daun matoa sebesar 9,6333%. Hasil
rendemen ekstrak etanol 50%, 70% dan 95% daun matoa secara berturut-turut
adalah 27,2245%; 29,8055% dan 21,9760%. Kadar air secara berturut-turut sebesar
25,4866%; 19,11%; 19,83%. Hasil skrining fitokimia ekstrak etanol daun matoa
menunjukkan adanya kandungan flavonoid, saponin, tanin dan terpenoid. Hasil uji
aktivitas antioksidan ekstrak etanol 50%, 70% dan 95% daun matoa memperoleh
nilai IC50 berturut-turut sebesar 10,1600; 8,8992 dan 17,1354 ppm serta vitamin C
sebagai pembanding sebesar 5,6866 ppm, sehinga ketiga ekstrak etanol daun matoa
termasuk ke dalam kategori antioksidan yang sangat kuat. Hasil analisis data
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antar kelompok perlakuan.
Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun matoa 70% memiliki aktivitas
antioksidan paling kuat dibandingkan dengan ekstrak etanol 50% dan 95% .
Kata kunci: Pometia pinnata, antioksidan, konsentrasi pelarut, DPPH. |