|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
HUBUNGAN TINGKAT STRES TERHADAP KUALITAS HIDUP MAHASISWA FARMASI DI SAMARINDA TAHUN 2025 |
| Edition |
No. 25 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
DICIA NESSA AFRILLIA - Personal Name
|
| Subject(s) |
kualitas hidup stres mahasiswa farmasi DASS-21 WHOQOL-BREF
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2025 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama : Dicia Nessa Afrillia
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Hubungan Tingkat Stres Terhadap Kualitas Hidup
Mahasiswa Farmasi di Samarinda Tahun 2025.
Pembimbing 1 : apt. Heri Wijaya, S.Farm., M.Si., Ph.D.
Pembimbing 2 : apt. Yullia Sukawaty, S.Far., M. Sc.,
Stres merupakan bagian yang tidak terelakkan dari kehidupan manusia dan
dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik, psikologis, dan sosial, serta
menurunkan kualitas hidup. Mahasiswa farmasi, khususnya di Samarinda,
menghadapi tingkat stres yang signifikan akibat beban akademik, tuntutan nilai, dan
kurangnya waktu luang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan
antara tingkat stres dan kualitas hidup mahasiswa farmasi di Samarinda tahun 2025.
Metode penelitian ini bersifat deskriptif, menggunakan kuesioner DASS-21 untuk
mengukur tingkat stres dan WHOQOL-BREF untuk mengevaluasi kualitas hidup.
Sampel terdiri dari mahasiswa farmasi aktif dari berbagai institusi di Samarinda
yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Analisis data meliputi analisis
univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square untuk menentukan hubungan
antara tingkat stres dan kualitas hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
mayoritas mahasiswa farmasi di Samarinda memiliki tingkat stres normal (91,4%)
dan kualitas hidup yang cukup baik (64,1%). Mahasiswa dengan stres ringan (6,5%)
sedang (2,2%) serta kualitas hidup cukup buruk (17,5%) dan buruk (0,4%). Hasil
uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres
dan kualitas hidup (p = 0,000), di mana semakin tinggi tingkat stres,
semakin rendah kualitas hidup mahasiswa.
Kata kunci: stres, kualitas hidup, mahasiswa farmasi, DASS-21, WHOQOL-BREF |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|