<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2156">
<titleInfo>
<title>OPTIMASI FORMULA SERUM EKSTRAK DAUN PETAI BELALANG (Archidendron clypearia) SEBAGAI ANTIAGING PENGHAMBAT ENZIM KOLAGENASE DENGAN METODE SIMPLEX LATTICE DESIGN (SLD)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DEVI PUTRI ANGGRAINI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 24</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Skripsi</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Nama : Devi Putri Anggraini
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Optimasi Formula Serum Ekstrak Daun Petai Belalang
(Archidendron clypearia) sebagai Antiaging Penghambat 
Enzim Kolagenase dengan Metode Simplex Lattice Design
(SLD)
Pembimbing : 1. apt. Supomo, S.Si., M.Si.
2. apt. Yullia Sukawaty, S.Far., M.Sc.
Penuaan kulit merupakan proses alami yang ditandai dengan penurunan 
elastisitas kulit dan munculnya kerutan akibat degradasi kolagen yang dipicu oleh 
aktivitas enzim kolagenase. Seiring bertambahnya usia, kandungan kolagen total 
kulit akan mengalami pengurangan sekitar 1% tiap tahunnya pada orang dewasa.
Salah satu upaya untuk menghambat proses tersebut adalah dengan penggunaan 
bahan alami yang memiliki potensi sebagai inhibitor enzim kolagenase. Daun petai 
belalang (Archidendron clypearia) diketahui memiliki aktivitas antioksidan dengan 
kategori sangat kuat, dan berpotensi sebagai penghambat enzim tirosinase. 
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formula optimum sediaan serum ekstrak 
daun petai belalang (Archidendron clypearia) menggunakan metode Simplex 
Lattice Design (SLD) melalui variasi konsentrasi xanthan gum dan trietanolamin
terhadap sifat fisik meliputi respon uji viskositas, daya sebar, dan pH serum, serta
mengetahui potensi daya hambat enzim kolagenase dari ekstrak daun petai belalang 
(Archidendron clypearia) dalam bentuk sediaan serum. Formula optimal 
didapatkan dari pertimbangan respon dengan memasukkan nilai target sehingga 
didapatkan formula dengan nilai desirability mendekati 1. Terdapat 5 formula yang 
dibuat berdasarkan rekomendasi SLD (3 simplex point dan 2 augment design tanpa 
replikasi) yaitu dengan perbandingan konsentrasi xanthan gum dan trietanolamin
1:0,5 (run 1); 0,5:1 (run 2); 0,75:0,75 (run 3); 0,625:0,875 (run 4); dan 0,875:0,625
(run 5) Hasil analisis menggunakan Software Design Expert versi 12 dengan
metode Simplex Lattice Design (SLD) menunjukkan bahwa formula optimum yang 
diperoleh adalah perbandingan konsentrasi xanthan gum dan trietanolamin 
1%:0,5% menghasilkan karakteristik fisik yang sesuai dan aktivitas penghambatan 
kolagenase dengan konsentrasi ekstrak 0,025% menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 
68,06 ppm pada formula optimum, yang tergolong dalam kategori kuat. Dengan 
demikian, ekstrak daun petai belalang berpotensi dikembangkan sebagai bahan 
aktif dalam sediaan serum anti-aging.

Kata kunci: Archidendron clypearia, kolagenase, Simplex Lattice Design (SLD), serum, antiaging.</note>
<subject authority=""><topic>Simplex Lattice Design (SLD)</topic></subject>
<subject authority=""><topic>antiaging</topic></subject>
<subject authority=""><topic>kolagenase</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Archidendron clypearia</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKR02425</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Skripsi 2025)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2156</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-01 16:58:09</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-02 07:52:04</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>