<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2146">
<titleInfo>
<title>UJI AKTIVITAS INHIBISI TIROSINASE EKSTRAK METANOL RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza Roxb.)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AYU NUR AZIZAH WULANDARI,</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Samarinda</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>No. 15</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Skripsi</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>ABSTRAK
Nama : Ayu Nur Azizah Wulandari
Program Studi : Sarjana Farmasi
Judul Skripsi : Uji Aktivitas Inhibisi Tirosinase Ekstrak
Metanol Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorrhiza
Roxb.)
Pembimbing : 1. Henny Nurhasnawati, M.Si.
2. apt. Reksi Sundu, M.Sc.
Tirosinase merupakan enzim utama yang bertanggung jawab untuk produksi 
dan pertumbuhan melanin. Melanin yang berlebih pada kulit dapat menyebabkan 
gangguan pada kulit salah satunya hiperpigmentasi. Hiperpigmentasi merupakan 
gangguan pada pigmen kulit yang disebabkan karena adanya peningkatan produksi 
melanin yang tidak merata. Salah satu penanganan hiperpigmentasi yaitu dengan 
penghambatan sintesis melanin yang dilakukan dengan cara menghambat enzim 
tirosinase. Rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) merupakan suatu
bagian dari tumbuhan yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional 
yang mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan dan 
inhibitor enzim tirosinase. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas inhibisi 
antitirosinase ekstrak metanol temulawak dengan metode enzimatik secara in vitro 
menggunakan substrat L-DOPA. Aktivitas inhibisi antitiosinase dinyatakan dengan 
nilai IC50 yang dihitung sebagai parameter efektivitas inhibisi. Hasil penelitian 
dianalisis secara deskriptif yang meliputi perhitungan rata-rata persen inhibisi, 
pembuatan grafik hubungan antara konsentrasi ekstrak dan persen inhibisi, serta 
penentuan nilai IC50 menggunakan persamaan regresi linear. Hasil penelitian uji 
antitirosinase pada ekstrak metanol rimpang temulawak menunjukkan nilai IC50 &plusmn; 
SD sebesar 210,34 &plusmn; 44,87 (Sedang). Sedangkan asam kojat menunjukkan nilai IC50
&plusmn; SD sebesar 13,01 &plusmn; 0,44 (Kuat). Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak metanol 
rimpang temulawak memiliki aktivitas sedang sebagai inhibitor tirosinase.
 
Kata kunci: Asam kojat, Curcuma xanthorrhiza Roxb, inhibisi enzim, IC50, tirosinase</note>
<subject authority=""><topic>inhibisi enzim</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Asam kojat</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Curcuma xanthorrhiza Roxb</topic></subject>
<subject authority=""><topic>IC50</topic></subject>
<classification></classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKR01525</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus.Akfarsam (Skripsi 2025)</sublocation>
<shelfLocator>615 HEN b</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>2146</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-28 12:54:04</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-28 13:01:00</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>