|
|
PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SAMARINDA REPOSITORY
|
|
Select Language
Simple Search
Advanced Search
License
This Software is Released Under GNU GPL License
Version 3.
indexed
Visitors
Statistic
|
| Title |
UJI AKTIVITAS TABIR SURYA EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI DAUN KRATOM (Mitragyna speciosa (korth) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis |
| Edition |
No. 12 |
| Call Number |
|
| ISBN/ISSN |
|
| Author(s) |
ARIF SANTOSO - Personal Name
|
| Subject(s) |
Tabir surya spektrofotometri UV-Vis Kratom
|
| Classification |
|
| Series Title |
|
GMD |
Skripsi |
| Language |
Indonesia |
| Publisher |
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda |
| Publishing Year |
2025 |
| Publishing Place |
Samarinda |
| Collation |
|
| Abstract/Notes |
ABSTRAK
Nama :Arif Santoso
Program Studi :Sarjana Farmasi
Judul Skripsi :Uji Aktifitas Tabir Surya Ekstrak Etanol dan Fraksi Daun
Kratom (Mitraghyna speciosa (korth) Dengan Metode
Spektrofotometri UV-Vis.
Pembimbing :1. apt. Hayatus Sa’adah, S.Si., M.Si.
2. apt. SitiJubaidah, S.Far., M.Pd.
Tabir surya merupakan sediaan kosmetik yang berfungsi melindungi kulit dari efek
buruk paparan sinar matahari. Namun, semakin banyak bukti menunjukkan bahwa
penggunaan tabir surya tidak sepenuhnya aman, sehingga mendorong pencarian
alternatif dari bahan alami. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai bahan tabir
surya alami adalah kratom (Mitragyna speciosa (korth). Tahapan penelitian
meliputi determinasi tanaman, pembuatan simplisia, ekstraksi menggunakan
metode maserasi dengan etanol 70%, fraksinasi, skrining fitokimia, serta
penentuan nilai SPF secara kuantitatif. Data yang diperoleh dianalisis secara
deskriptif serta diuji menggunakan Shapiro-Wilk dan Analisis of Variance
(ANOVA), dan uji lanjut Post Hoc Test (PHT) dengan bantuan perangkat lunak
SPSS versi 25. Skrining fitokimia menunjukkan adanya flavonoid, alkaloid, tanin,
saponin, dan steroid. Uji aktivitas tabir surya dilakukan dengan metode
spektrofotometri menggunakan rumus Mansur. Hasil penelitian rata-rata susut
pengeringan simplisia yang di dapat 13,74%. Hasil rendemen ekstrak yang di
dapat yaitu 23,46%, Hasil rendemen fraksi n-heksan 8,70%, fraksi etil asetat
14,35%, fraksi air 69,65%. Hasil penetapan kadar air rata-rata yaitu 24%.
Menunjukkan bahwa ekstrak etanol, fraksi air, fraksi n-heksan, dan fraksi etil
asetat memiliki aktivitas tabir surya dengan nilai SPF bervariasi. Ekstrak etanol
pada konsentrasi 700 ppm sebesar 38,96 dikategorikan sebagai protektif kuat.
Temuan ini membuktikan bahwa daun kratom berpotensi dikembangkan sebagai
bahan aktif alami tabir surya. Hasil analisis menunjukkan data berdistribusi
normal namun tidak homogen, sehingga digunakan uji Kruskal Wallis. Uji Post
Hoc menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara fraksi air dengan fraksi nheksan, sedangkan kelompok lainnya tidak berbeda signifikan.
Kata kunci : Kratom, Tabir surya, SPF, Spektrofotometri UV-Vis. |
| Specific Detail Info |
|
| Image |
 |
| File Attachment |
LOADING LIST... |
| Availability |
LOADING LIST... |
| |
Back To Previous |
|